Nasional, Peloporkalimantan – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas secara resmi meluncurkan Angka Indeks Modal Manusia (IMM) Tahun 2025 dan Buku Pedoman Penghitungan IMM di Kantor Bappenas, Jakarta, pada Senin (31/8/2026). Capaian IMM Indonesia pada 2025 tercatat sebesar 0,562, meningkat signifikan dari angka 0,540 pada 2020 yang sebelumnya dipublikasikan oleh World Bank.
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan bahwa peningkatan ini menandai pergeseran paradigma pembangunan nasional, di mana masyarakat ditempatkan sebagai subjek utama pembangunan. Pembangunan modal manusia dilakukan melalui pendekatan siklus hidup, yang diintervensi sejak masa kehamilan, kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, hingga jenjang pendidikan dan produktivitas usia kerja demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Secara teknis, angka 0,562 mencerminkan bahwa seorang anak yang lahir di Indonesia saat ini diperkirakan dapat mencapai 56,2 persen dari potensi produktivitas optimalnya ketika dewasa. Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali, menyampaikan bahwa angka ini menjadi baseline baru pengukuran SDM yang diintegrasikan ke dalam RPJMN 2025–2029 dengan target capaian nasional sebesar 0,590 pada 2029.
Kendati menunjukkan tren positif di tingkat nasional, hasil pengukuran berbasis daerah memperlihatkan kesenjangan antardimensi wilayah yang masih lebar. Daerah Istimewa Yogyakarta mencatatkan angka IMM tertinggi sebesar 0,705, sementara Provinsi Papua Pegunungan berada di posisi terendah sebesar 0,366. Kondisi ini menuntut pemerintah untuk memperkuat pemerataan intervensi layanan dasar di kawasan tertinggal.
Melalui peluncuran pedoman penghitungan terstandar ini, Bappenas mendorong pemerintah daerah dan kementerian/lembaga untuk memanfaatkan IMM sebagai acuan perencanaan berbasis bukti. Penguatan sinergi tata kelola data ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas SDM Indonesia yang sehat, terdidik, dan berdaya saing global.
Sumber : Infopublik.id








