Hadiri KTT BRICS ke-18 di India, Presiden Prabowo Soroti Pentingnya Ketahanan Kolektif dan Reformasi Multilateral

Nasional, Peloporkalimantan – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri hari pertama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026). Dalam forum bertema “Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability” tersebut, Presiden Prabowo berpartisipasi pada sesi tertutup mengenai penguatan tata kelola global dan multilateralisme inklusif.

Presiden Prabowo menegaskan pandangan Indonesia bahwa ketahanan nasional dan regional merupakan fondasi utama dalam membangun kekuatan kolektif global. Mengingat BRICS mewakili separuh populasi serta porsi besar perekonomian dunia, Indonesia mendorong blok ini untuk mengoptimalkan potensi pasarnya guna menjamin ketahanan pangan, energi, dan pertumbuhan ekonomi berkeadilan, mencontoh stabilitas kawasan yang telah dibangun ASEAN.

Di samping itu, Indonesia menyuarakan urgensi reformasi institusi multilateral seperti PBB, WTO, dan lembaga keuangan internasional agar lebih responsif serta representatif terhadap kepentingan negara berkembang. Menko Airlangga menekankan bahwa negara berkembang harus terlibat aktif dalam perumusan aturan tata kelola dan sistem perdagangan global yang transparan, bukan sekadar menjadi penerima kebijakan di tengah dinamika geopolitik dunia.

Rangkaian KTT BRICS 2026 di bawah Keketuaan India ini turut membahas isu strategis lain, meliputi penguatan transaksi mata uang lokal (Local Currency Settlement), ketahanan rantai pasok, transisi digital, hingga isu iklim. Agenda dilanjutkan pada hari kedua dengan melibatkan seluruh negara anggota dan mitra BRICS guna mematangkan kerangka kerja sama pertumbuhan global yang inklusif.

Sumber : Infopublik.id

Also Read

Bagikan:

Tags

Leave a Comment