Gelaran ENSIA 2026 di Denpasar Catat 954 Karya Inovasi Lingkungan dari Dunia Usaha

Nasional, Peloporkalimantan – Dunia usaha didorong untuk konsisten melahirkan inovasi di bidang lingkungan dan sosial guna mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan serta berkeadilan. Kehadiran inovasi dari para pelaku industri dinilai memegang peranan krusial dalam mempercepat pemulihan ekosistem sekaligus meningkatkan angka kepatuhan lingkungan secara nasional.

Pesan tersebut ditegaskan oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh. Jumhur Hidayat, saat menghadiri penganugerahan Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 di Denpasar, Bali, pada Kamis (10/9/2026). Menteri KLH menekankan bahwa perlindungan ekosistem tidak boleh dipandang sebagai penghambat investasi, melainkan harus berjalan beriringan melalui pendekatan pembangunan berbasis kelestarian lingkungan untuk menghadapi ancaman krisis iklim global.

Guna memperkuat komitmen tersebut, pemerintah mendorong penerapan empat prinsip utama inovasi lingkungan, yakni pembukaan lapangan kerja hijau (green jobs), pelibatan sosial masyarakat, budaya keselamatan kerja tanpa kecelakaan (zero accident), serta gerakan tobat ekologis. Langkah ini diarahkan untuk memicu dunia usaha agar beroperasi melampaui batas kewajiban dasar (beyond compliance) melalui efisiensi energi, pengelolaan sampah terpadu, dan transisi energi bersih.

Sementara itu, Direktur Utama PT SUCOFINDO, Sandry Pasambuna, menyampaikan bahwa ajang ENSIA 2026 diikuti oleh 253 perusahaan yang menampilkan 954 karya inovasi serta melibatkan 48 tokoh lokal (local hero). Melalui sinergi antara pemerintah dan sektor swasta ini, inovasi lingkungan diharapkan terus berkembang menjadi fondasi utama dalam menjaga daya dukung lingkungan hidup bagi generasi mendatang.

Sumber : Infopublik.id

Also Read

Bagikan:

Tags

Leave a Comment