Nasional, Peloporkalimantan – Pemerintah memperkuat upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui perluasan akses buku bacaan bermutu bagi peserta didik di seluruh Indonesia. Langkah ini diwujudkan melalui pelepasan 5,5 juta buku bacaan bermutu untuk jenjang SD dan SMP di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (1/8/2026).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa peningkatan literasi merupakan bagian dari implementasi Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto. Pembangunan sumber daya manusia ditempatkan sebagai prioritas utama menuju Indonesia Emas 2045.
Abdul Mu’ti menekankan bahwa penyediaan buku bacaan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah pusat semata. Sinergi bersama pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat sangat penting untuk memperkaya sumber belajar bagi peserta didik.
Selain memperluas distribusi buku cetak, Kemendikdasmen juga mengembangkan platform digital Rumah Pendidikan. Layanan ini menyediakan buku teks dan nonteks secara gratis dalam bentuk digital, audio, serta video untuk menjangkau daerah dengan keterbatasan akses buku fisik.
Dukungan juga datang dari Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI yang mengapresiasi penyediaan materi inklusif seperti buku berhuruf braille dan buku audio. Langkah ini dinilai penting agar setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh bacaan berkualitas.
Sementara itu, Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, menjelaskan distribusi buku menjangkau 510 kabupaten/kota di 38 provinsi. Prioritas penyaluran diberikan kepada sekolah-sekolah yang hasil Asesmen Nasionalnya menunjukkan kemampuan literasi masih di bawah kompetensi minimum.
Sumber : Infopublik.id







