Nasional, Peloporkalimantan – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menegaskan bahwa seluruh platform layanan digital milik instansi pemerintah wajib dirancang agar ramah dan mudah diakses oleh penyandang disabilitas. Langkah ini dinilai krusial agar transformasi teknologi yang tengah masif berjalan tidak meminggirkan hak-hak kelompok rentan dalam memperoleh informasi publik.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan oleh Nezar saat menerima audiensi dari Komisi Nasional Disabilitas (KND) di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, pada Rabu (15/7/2026). Nezar menggarisbawahi bahwa keterbatasan fisik atau sensorik yang dimiliki seorang warga negara tidak boleh menjadi penghalang untuk mendapatkan hak pelayanan yang setara dari negara.
Dalam pertemuan bilateral tersebut, jajaran Kemkomdigi menyambut baik dan mengapresiasi rupa-rupa evaluasi serta catatan kritis yang diajukan oleh KND. Salah satu fokus pembahasan adalah optimalisasi fitur ramah disabilitas pada situs resmi kementerian agar fungsinya semakin optimal dalam membantu memudahkan para pengguna berkebutuhan khusus.
Nezar menjelaskan bahwa Kemkomdigi sebenarnya telah memelopori pengembangan fitur aksesibilitas khusus pada portal resminya sejak tiga tahun lalu. Komitmen awal ini sengaja dibangun agar kementerian yang dipimpinnya dapat menjadi model percontohan yang baik, yang dapat segera direplikasi oleh kementerian, lembaga tinggi negara, serta pemerintah daerah lainnya.
Pihak kementerian berjanji akan segera menindaklanjuti seluruh masukan teknis dari KND guna menyempurnakan performa digital mereka agar sepenuhnya patuh pada standar aksesibilitas global. Penyempurnaan ini diharapkan dapat meminimalkan kesenjangan digital di tengah masyarakat secara cepat dan berkelanjutan.
Melalui gerakan inklusi digital ini, Pemerintah Indonesia menekankan bahwa esensi sejati dari transformasi digital nasional bukan sekadar modernisasi infrastruktur teknologi. Parameter keberhasilan utama dari digitalisasi pelayanan publik adalah terbukanya kesempatan dan ruang aksesibilitas yang adil, setara, serta tanpa hambatan bagi seluruh elemen bangsa.
Sumber : Infopublik.id








