PeloporKalimantan, Marabahan – Kabupaten Barito Kuala kembali mencetak prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Bupati Barito Kuala, Dr. H. Bahrul Ilmi, SH, MH, menerima tiga penghargaan sekaligus dalam acara yang digelar di Kantor Bupati. Senin (10/03)
Penghargaan tersebut meliputi Terbaik Pertama dalam Penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik 2024, Terbaik Pertama dalam Penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU), serta Terbaik Kedua dalam Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH). Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala KPPN Banjarmasin, Fanny Fariyanto, kepada Bupati Bahrul Ilmi.
Dalam sesi wawancara seusai acara, Bupati Bahrul Ilmi menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar pencapaian, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.
“Ini adalah motivasi bagi kita semua. Kita bersyukur atas penghargaan ini, tetapi jangan berhenti di sini. Kita harus terus berbenah, memperbaiki kelemahan, dan memastikan Barito Kuala bisa menjadi contoh teladan dalam pengelolaan dana daerah,” ujar Bupati.
Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya pengelolaan dana desa agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Menurutnya, kebijakan yang diambil pemerintah daerah harus berdampak langsung pada kesejahteraan warga desa.
“Dana bantuan desa ini adalah prioritas karena menyentuh langsung masyarakat. Pemerintah daerah harus memastikan kebijakan yang diambil membawa dampak positif dan mempercepat pembangunan di desa,” tambahnya.
Bupati juga mengapresiasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini. Ia mendorong agar ASN semakin solid, bekerja dengan sepenuh hati, dan terus meningkatkan koordinasi guna mencapai prestasi yang lebih baik di masa mendatang.
“Saya berterima kasih kepada ASN yang telah bekerja keras. Mari kita jaga sinergi ini, saling mengingatkan agar tidak ada kesalahan langkah, dan terus berkontribusi bagi kemajuan Barito Kuala,” pungkasnya.
Dengan penghargaan ini, Kabupaten Barito Kuala semakin mengukuhkan diri sebagai daerah yang unggul dalam pengelolaan keuangan dan pembangunan daerah.









