Suci Anisa Rusli Resmi Dilantik sebagai Ketua TP PKK Kotabaru 2025-2030

Suci Anisa Rusli Resmi Dilantik sebagai Ketua TP PKK Kotabaru 2025-2030

PeloporKalimantan, Banjarmasin, – Suci Anisa Rusli, istri Bupati Kotabaru, resmi dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kotabaru untuk periode 2025-2030. Pelantikan ini dilakukan bersama Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu dari 12 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan oleh Ketua TP PKK Provinsi Kalsel sekaligus Ketua Pembina Posyandu, Ny. Hj. Fathul Jannah Muhidin, di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin. Rabu (05/03)

Pelantikan ini bertepatan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ke-53, yang mengusung tema Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas. Acara tersebut diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol kebersamaan dan semangat baru dalam menjalankan program-program PKK di daerah.

Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Ny. Hj. Fathul Jannah Muhidin, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh Ketua TP PKK yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

“PKK adalah rumah besar bagi masyarakat Banua yang harus menjadi pilar utama dalam pemberdayaan keluarga. Dengan peran aktif seluruh pengurus dan kader, kita dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TP PKK di setiap tingkatan agar program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman, dalam kesempatan yang sama menyatakan bahwa PKK merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah.

“Untuk mewujudkan visi pembangunan Kalimantan Selatan yang berkelanjutan, berbudaya, dan sejahtera, dibutuhkan sinergi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk PKK,” ujarnya.

Menurutnya, PKK memiliki jaringan hingga ke tingkat desa dan kelurahan, sehingga dapat langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia juga mendorong PKK untuk terus berinovasi dan menyesuaikan programnya dengan tantangan yang ada di masing-masing daerah.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas kabupaten/kota demi kesejahteraan masyarakat Kalsel,” tutupnya.

Also Read

Bagikan:

Tinggalkan komentar