Banjarbaru, Peloporkalimantan – Masyarakat Kota Banjarbaru kini berkesempatan mendapatkan rupa-rupa hadiah hingga paket umrah saat membayar pajak dan retribusi daerah menggunakan QRIS. Program ini dihadirkan oleh Pemkot Banjarbaru melalui BPPRD bekerja sama dengan Bank Indonesia Kalsel dan Bank Kalsel lewat Kompetisi QRIS 2026 yang diluncurkan di Taman Van Der Pijl pada Sabtu (25/7/2026).
Kompetisi ini dirancang untuk mempercepat digitalisasi sistem pembayaran sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kolaborasi lintas instansi ini bertujuan memberikan alternatif layanan pembayaran publik yang tidak hanya cepat dan aman, tetapi juga transparan bagi seluruh warga Banjarbaru.
Selama periode kompetisi dari 1 Juli hingga 30 November 2026, masyarakat yang bertransaksi via QRIS berhak memperebutkan hadiah bulanan berupa emas 1 gram. Selain itu, panitia menyiapkan grand prize untuk empat kategori peserta—yakni wajib pajak PBB-P2, juru parkir, merchant, dan ASN—serta hadiah utama berupa satu paket umrah eksklusif yang diundi secara elektronik.
Masyarakat cukup bertransaksi menggunakan QRIS untuk mengumpulkan kupon undian elektronik berdasarkan jumlah transaksi yang dilakukan. Khusus bagi wajib pajak PBB-P2, setiap pelunasan satu SPPT menggunakan QRIS akan langsung dikonversi menjadi satu kupon undian.
Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, yang hadir mewakili Wali Kota menegaskan bahwa program ini bukan seremonial belaka, melainkan wujud penguatan digitalisasi daerah. Terlebih, Banjarbaru baru saja menyabet penghargaan Transformasi Digital Terbaik pada High Level Meeting TP2DD Kalimantan Selatan 2026.
Sirajoni menambahkan, ragam hadiah yang disiapkan merupakan bentuk apresiasi untuk membangun budaya transaksi digital di tengah masyarakat. Ia mengingatkan bahwa setiap perolehan pajak dan retribusi akan disalurkan kembali untuk pembangunan fasilitas publik, perbaikan jalan, hingga peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan di Banjarbaru.







