Nasional, Peloporkalimantan – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, mendorong Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk rutin menggelar kejuaraan petanque menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 NTT-NTB. Gelaran kompetisi berkala ini dinilai krusial untuk menguji kesiapan venue, perangkat pertandingan, hingga kualitas atlet.
Pesan tersebut disampaikan Marciano saat membuka International Petanque Tournament Session III di Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA), Mataram, NTB, Jumat (7/8/2026). Penyelenggaraan ajang berskala internasional ini membuktikan kesiapan kampus UNDIKMA dalam mendukung penuh NTB sebagai tuan rumah cabang olahraga petanque pada PON 2028 mendatang.
Marciano memberikan apresiasi tinggi kepada Pengurus Besar Federasi Olahraga Petanque Indonesia (PB FOPI) yang konsisten mengembangkan cabang olahraga ini melalui jejaring perguruan tinggi. Keterlibatan sektor akademis dinilai strategis dalam menjaring bibit unggul serta memperluas popularitas olahraga petanque di tengah masyarakat.
Turnamen yang juga bertepatan dengan rangkaian menyambut Dies Natalis ke-7 UNDIKMA ini diikuti sekitar 177 atlet dari berbagai daerah. UNDIKMA sendiri merupakan kampus hasil integrasi antara IKIP Mataram dan Universitas Nusa Tenggara Barat yang berdiri sejak 2019.
Sekretaris Jenderal PB FOPI, I Nyoman Yama, menyampaikan terima kasih atas kepastian masuknya petanque dalam jajaran cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON XXII/2028. Menurutnya, inisiatif dan kontribusi aktif dari UNDIKMA menjadi pendorong utama berkembangnya olahraga ini di Indonesia.
Ajang internasional ini turut dimeriahkan oleh kehadiran atlet-atlet berprestasi, seperti peraih emas SEA Games Thailand 2025 Andri Irawan serta juara dunia Anjani Dwi Aprilia. Kehadiran para atlet papan atas ini diharapkan dapat mendongkrak level persaingan sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi para peserta.
Sumber : Infopublik.id







