Progres Pemulihan Pascabanjir Balangan Capai Berbagai Sektor, Pemda Siapkan Evaluasi Masa Transisi

Balangan, Peloporkalimantan – Proses pemulihan pascabanjir dan banjir bandang di Kabupaten Balangan terus berlangsung selama masa transisi dengan progres penanganan di berbagai sektor. Sejumlah instansi terlibat dalam upaya pemulihan, mulai dari pendampingan psikososial, perbaikan rumah warga, hingga pemenuhan kebutuhan pendidikan dan rumah tangga bagi masyarakat terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, Senin (9/2/2026), mengatakan pemulihan dilakukan secara bertahap melalui koordinasi lintas sektor, menyesuaikan kebutuhan dan kondisi di lapangan. Pendampingan trauma healing telah dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Halong dan Tebing Tinggi, dengan sasaran utama warga terdampak, khususnya anak-anak, guna membantu pemulihan kondisi psikologis pascabencana.

Di sektor infrastruktur dan perumahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melakukan perbaikan rumah warga yang terdampak banjir. Progres pekerjaan bervariasi, mulai dari yang telah rampung sepenuhnya, tahap pengerjaan sebagian, hingga yang masih dalam proses pengadaan material. Selain rumah warga, perbaikan fasilitas umum, terutama jembatan yang rusak akibat banjir bandang, juga mulai dipersiapkan.

Sektor pendidikan turut menjadi perhatian pemerintah daerah. Dinas Pendidikan saat ini tengah memproses bantuan berupa seragam dan perlengkapan sekolah bagi peserta didik terdampak, agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal. Sementara itu, Dinas Sosial menyiapkan bantuan perlengkapan memasak untuk mendukung pemulihan aktivitas rumah tangga masyarakat pascabencana.

Di tengah progres pemulihan yang terus berjalan, pemerintah daerah juga membuka kemungkinan perpanjangan masa transisi pemulihan. Keputusan tersebut akan ditetapkan melalui rapat koordinasi lintas sektor dengan mempertimbangkan perkembangan penanganan di lapangan.

BPBD Balangan berharap seluruh tahapan pemulihan yang sedang berjalan dapat diselesaikan dalam waktu dekat, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal. Pemerintah daerah menargetkan sebagian besar progres pemulihan rampung pada Februari 2026.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar