Musrenbang Paringin Himpun 90 Usulan untuk RKPD Balangan 2027

Balangan, Peloporkalimantan – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Paringin membahas 90 usulan pembangunan yang dihimpun dari desa dan kelurahan sebagai bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Balangan Tahun 2027. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Paringin, Rabu (4/2/2026).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Kabupaten Balangan, Rakhmadi Yusni, menegaskan Musrenbang memiliki peran strategis sebagai landasan utama perencanaan pembangunan daerah agar program yang disusun benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat.

“Musrenbang menjadi fondasi utama dalam perencanaan pembangunan. Tanpa forum ini, pembangunan tidak akan berjalan optimal karena tidak berbasis kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Camat Paringin, Hudi Darmawan, menyampaikan bahwa 90 usulan tersebut berasal dari 14 desa dan dua kelurahan. Dari jumlah itu, sebanyak 85 usulan diajukan oleh desa dan kelurahan, sementara lima usulan lainnya merupakan usulan kecamatan.

Ia menjelaskan, sebagian usulan telah terakomodasi dalam anggaran tahun 2026 sehingga perlu dilakukan penyesuaian. Hal ini berkaitan dengan ketentuan kuota usulan, yakni maksimal lima usulan untuk setiap desa dan maksimal 10 usulan untuk kelurahan.

“Ke depan akan dilakukan revisi agar usulan yang diajukan benar-benar sesuai kuota dan prioritas pembangunan,” jelasnya.

Melalui Musrenbang ini, Hudi berharap setiap desa dan kelurahan dapat memperoleh hasil nyata, setidaknya satu usulan dapat direalisasikan oleh perangkat daerah terkait.

“Jika ada usulan yang terealisasi, tentu akan menambah semangat pemerintah desa dan kelurahan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat,” pungkasnya.

Berdasarkan hasil pembahasan, usulan pembangunan masih didominasi sektor infrastruktur. Sebanyak 44 usulan berada di bawah kewenangan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman. Selain itu, 17 usulan berasal dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan, yang sebagian besar merupakan kegiatan fisik, sementara sisanya berasal dari dinas teknis lainnya.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar