PeloporKalimantan, Marabahan – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala kembali menggelar program Mudik Gratis Lebaran bagi masyarakat yang menggunakan jalur sungai. Program ini secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Barito Kuala Herman Susilo di Dermaga Speed Bupati, Kamis (27/03/2025).
Dalam sambutannya, Wabup Herman Susilo berharap program ini berjalan lancar dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Barito Kuala, terutama bagi warga di Kecamatan Kuripan dan sekitarnya yang mengandalkan transportasi sungai sebagai jalur utama perjalanan.
“Program ini sangat bagus karena sesuai dengan kondisi geografis Barito Kuala yang memiliki banyak lintasan sungai. Namun, yang paling penting adalah keselamatan. Jangan sampai kita terlena dengan perjalanan mudik ini dan mengabaikan aspek keamanan,”tegasnya.
Ia mengingatkan agar kapasitas penumpang tidak melebihi batas (overload), serta memastikan setiap perjalanan diawali dengan doa agar perjalanan berjalan aman dan lancar. Wabup juga meminta petugas untuk menyediakan air minum bagi penumpang selama perjalanan.
“Kepada petugas, siapkan dus minuman di armada untuk penumpang dan selalu ingatkan mereka untuk berdoa sebelum berangkat agar selamat sampai tujuan,” pesannya.
Jadwal dan Armada Mudik Gratis
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Kuala, Joko Sumitro, S.Sos,menjelaskan bahwa program Mudik Gratis ini merupakan bagian dari bantuan pemerintah daerah untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat selama Lebaran.
Program ini berlangsung dalam dua periode, yaitu:
• H-4 hingga H-1 Lebaran (27-30 Maret 2025)
• H+1 hingga H+5 Lebaran (5-7 April 2025)
Untuk melayani pemudik, disiapkan tiga armada transportasi sungai, terdiri dari dua speed boat—satu milik pemilik trayek dan satu milik pemerintah daerah—serta satu kapal motor.Jadwal keberangkatan tersedia dua kali sehari, yaitu pukul 09.00 WITA dan 14.00 WITA, dengan titik keberangkatan dari Dermaga Speed Boat Bupati, Marabahan.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Barito Kuala, khususnya di wilayah yang bergantung pada transportasi sungai, dapat mudik dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya tambahan.
(Afif, Vid : Win)









