Nasional, Peloporkalimantan – Pemerintah terus memperkuat strategi pengurangan angka pengangguran terdidik dengan memperluas akses pemagangan di tingkat nasional. Melalui Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II Tahun 2026, kuota peserta resmi didongkrak secara signifikan dari 100 ribu menjadi 150 ribu orang guna mempercepat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja komersial.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengungkapkan bahwa lonjakan kuota sebesar 50 persen ini merupakan respons atas hasil positif evaluasi angkatan pertama. Langkah ekspansif ini dinilai menjadi instrumen krusial untuk menjawab tantangan skill mismatch, yaitu fenomena ketidaksesuaian antara kompetensi teoretis lulusan kampus dengan kebutuhan riil dunia usaha dan industri (DUDI).
Tak hanya menambah kapasitas tampung peserta, pemerintah juga memperketat standardisasi mutu program agar masa magang tidak sekadar menjadi formalitas belaka. Setiap korporasi, kementerian, maupun lembaga negara yang bermitra wajib melewati proses verifikasi ketat terkait posisi lowongan guna menjamin pengalaman kerja yang didapat peserta relevan dengan portofolio karier mereka.
Sebagai stimulus tambahan, seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan masa pemagangan ini nantinya akan mendapatkan fasilitasi uji sertifikasi kompetensi secara gratis sesuai bidang keahlian masing-masing. Sertifikasi berstandar industri tersebut diproyeksikan menjadi modal kuat dan bukti keahlian yang sah secara hukum saat para talenta muda ini melamar kerja secara permanen.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menegaskan bahwa MagangHub Angkatan II dirancang dengan pendekatan yang jauh lebih inklusif. Peluang emas ini tidak hanya dikhususkan bagi lulusan baru jenjang sarjana (fresh graduate), melainkan dibuka lebar bagi lulusan pendidikan profesi hingga kelompok penyandang disabilitas demi menciptakan kesetaraan akses.
Bagi perusahaan yang berminat menjadi mitra, pengajuan lowongan melalui platform digital SIAPKerja telah dibuka mulai 29 Juni hingga 15 Juli 2026. Sementara itu, pendaftaran bagi calon peserta baru akan dibuka pada 15–28 Juli 2026, diikuti proses seleksi pada akhir Juli, sebelum para peserta terpilih resmi mulai magang pada 10 Agustus 2026 mendatang.
Sumber : Infopublik.id








