Balangan, Peloporkalimantan – Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Balangan terus diperkuat melalui Gerakan Aksi Remaja Keluarga Berkualitas yang menyasar remaja, ibu hamil, dan calon pengantin. Kegiatan tersebut digelar di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Paringin, Selasa (10/2/2026).
Program ini merupakan kolaborasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Kalsel serta DP3A P2KB PMD Kabupaten Balangan.
Ketua DWP Provinsi Kalimantan Selatan, Masrupah Syarifuddin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk inovasi organisasi dalam memperluas peran sosial kemasyarakatan, khususnya dalam mendukung percepatan penurunan stunting.
Ia menjelaskan, program difokuskan pada kelompok remaja, ibu hamil, dan calon pengantin sebagai upaya pencegahan sejak dini. Menurutnya, edukasi kepada kelompok tersebut penting untuk membangun kesadaran tentang gizi, kesehatan reproduksi, dan kesiapan membangun keluarga berkualitas.
Masrupah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan dukungan pemerintah kabupaten dan berbagai pihak, sehingga dampaknya semakin luas di masyarakat.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DP3AKB Provinsi Kalsel, Musyridyansyah, menegaskan percepatan penurunan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Ia menyebut penanganan stunting dilakukan secara terpadu melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting dari tingkat provinsi hingga desa.
Sementara itu, Kepala DP3A P2KB PMD Kabupaten Balangan, Rahmadi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan angka stunting di Kabupaten Balangan pada 2025 tercatat turun hingga 14 persen.
Menurutnya, kegiatan edukasi yang menyasar kelompok strategis diharapkan mampu menjaga tren penurunan tersebut sekaligus memperkuat upaya pencegahan di tingkat keluarga.
Selain pemberian edukasi, kegiatan juga dirangkai dengan penyaluran paket sembako kepada sejumlah keluarga berisiko stunting di Desa Lasung Batu sebagai bentuk dukungan konkret terhadap percepatan penurunan stunting di daerah.









