BPKH Pastikan Kurs Rupiah Aman untuk Penyelenggaraan Haji 2026

Nasional, Peloporkalimantan – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak akan mengganggu pembiayaan maupun penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah dalam kegiatan BPKH Annual Media Outlook 2026 di Yogyakarta, Sabtu (24/1/2026). Ia menyebut asumsi kurs yang digunakan dalam perencanaan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) masih berada pada level Rp16.500 per dolar AS.

Menurut Fadlul, BPKH telah melakukan langkah antisipatif sejak tahun lalu dengan mengamankan kebutuhan dalam mata uang asing. Ia menyampaikan bahwa tim keuangan BPKH telah bergerak cepat mengumpulkan dana dalam bentuk dolar AS guna memenuhi kebutuhan pembayaran haji.

Ia menjelaskan, saat ini BPKH memiliki persediaan valuta asing yang memadai sehingga fluktuasi nilai tukar dalam jangka pendek tidak berdampak signifikan terhadap pembiayaan haji. Kesiapan tersebut membuat penyelenggaraan ibadah haji tetap berjalan sesuai perencanaan.

Fadlul juga meluruskan informasi yang sempat beredar mengenai anggapan bahwa BPKH tidak memiliki cadangan dolar AS. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya BPKH memang menghadapi kendala regulasi dalam pembelian valuta asing dalam jumlah besar.

Pada masa itu, setiap pembelian valuta asing dalam jumlah besar harus dilaporkan kepada Bank Indonesia dengan underlying tertentu. Namun setelah dilakukan koordinasi, Bank Indonesia memahami kebutuhan rutin BPKH setiap tahun yang berkisar antara Rp18 triliun hingga Rp20 triliun.

Dari total kebutuhan tersebut, sekitar 80 persen berbentuk mata uang asing, yakni dolar AS dan riyal Arab Saudi. Dengan pemahaman tersebut, Bank Indonesia memberikan fleksibilitas kepada BPKH untuk melakukan pembelian dolar secara bertahap tanpa kewajiban menyampaikan laporan underlying di awal.

Dengan kebijakan tersebut, Fadlul menegaskan BPKH kini berada dalam kondisi yang lebih siap dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena persediaan valuta asing telah diamankan lebih awal.

Sumber : Infopublik.id

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar