PeloporKalimantan, Tanah Bumbu – Puluhan warga Desa Sejahtera dan Tungkaran Pangeran, Kecamatan Simpang Empat, menghadiri kegiatan reses yang diselenggarakan oleh Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Adrizal, pada 8 Februari 2025.
Dalam forum tersebut, masyarakat mengemukakan berbagai keluhan, salah satunya terkait kesulitan memperoleh gas elpiji 3 kilogram dalam beberapa hari terakhir. Warga menyampaikan bahwa, jika gas elpiji tersedia di pengecer, harganya jauh melebihi tarif resmi, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari mereka. Menanggapi hal ini, Adrizal menyatakan bahwa masalah kelangkaan gas memerlukan solusi konkret dari pemerintah.
“Permasalahan ini bagaikan benang kusut; tampak sederhana namun sebenarnya sangat kompleks. Diperlukan langkah nyata dari pemerintah untuk mengatasinya,” ujar politisi dari PAN tersebut.
Selain isu gas, para nelayan juga menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan akan alat tangkap ikan dan fasilitas GPS untuk menunjang kegiatan melaut. Menurut mereka, penggunaan GPS sangat penting untuk menentukan titik koordinat, merencanakan rute, serta menandai lokasi potensial seperti area perikanan yang melimpah, lokasi kapal karam, dan perairan dangkal.
“Di era digital seperti sekarang, optimalisasi teknologi merupakan kunci agar kegiatan melaut dapat berjalan lebih efisien dan produktif,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, warga mengusulkan pembangunan rumah singgah di sekitar RSUD Ulin Banjarmasin bagi keluarga pasien yang sedang menjalani perawatan medis. Usulan ini dianggap penting terutama bagi masyarakat dari daerah terpencil, karena dapat menghemat biaya dan waktu selama pendampingan pasien.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Adrizal berjanji akan menyampaikan masukan ini kepada pihak terkait di DPRD Kalsel dan mitra kerja yang berwenang.
“Kami akan mengawal setiap aspirasi agar dapat terwujud demi kemaslahatan bersama,” pungkasnya.









