Tanah Bumbu, Peloporkalimantan – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar sosialisasi program Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di SDN 8 Kampung Baru, Kecamatan Simpang Empat. Agenda yang mengusung tema “Akselerasi Budaya Menabung dan Inklusi Keuangan Pelajar di Kabupaten Tanah Bumbu” ini dilaksanakan pada Jumat (19/6/2026) guna mendidik anak usia dini agar melek finansial.
Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Putu Wisnu Wardhana. Program KEJAR sendiri diproyeksikan sebagai langkah taktis pemerintah untuk meningkatkan literasi keuangan sekaligus membentuk karakter generasi muda yang bijak, terencana, dan bertanggung jawab dalam mengelola uang.
Dalam sambutan tertulis Bupati, Wisnu Wardhana menekankan bahwa kebiasaan menyisihkan uang harus dipupuk sejak dini sebagai fondasi utama kemandirian ekonomi di masa depan. Melalui menabung, para siswa dapat melatih kedisiplinan, memahami pentingnya skala prioritas, serta belajar merencanakan kebutuhan masa depan secara lebih terukur.
Guna menyukseskan gerakan ini, pemerintah daerah menegaskan pentingnya memperkuat sinergi lintas sektor yang melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, lembaga pendidikan, hingga peran aktif orang tua. Kolaborasi ini dinilai sangat krusial dalam mendukung terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang siap menghadapi tantangan zaman sejalan dengan visi Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab.
Agenda ini turut dihadiri langsung oleh Armansyah selaku Kepala Divisi Pengawasan Perilaku UJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen, Keuangan Daerah dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Kalimantan Selatan. Kehadiran otoritas keuangan tersebut didampingi oleh Pimpinan Bank Kalsel Cabang Batulicin, jajaran kepala SKPD terkait, para guru, serta ratusan siswa-siswi SDN 8 Kampung Baru yang tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi.







