Motivasi Generasi Muda Cintaili Al-Qur’an, Peserta MTQ Balangan Tekankan Pentingnya Pelajari Kitab Tafsir

Balangan, Peloporkalimantan – Memasuki hari kedua pelaksanaannya, rangkaian perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XIX tingkat Kabupaten Balangan semakin semarak. Para kafilah dari berbagai kecamatan kini disibukkan dengan babak penyisihan dari berbagai cabang lomba yang dipertandingkan, salah satunya adalah cabang Tafsir Al-Qur’an.

Lomba cabang Tafsir Al-Qur’an untuk kategori Bahasa Indonesia dipusatkan di Masjid Riyadus Salihin, Desa Mungkur Uyam, Kecamatan Juai, Sabtu (3/10/2026). Suasana khidmat tampak menyelimuti area masjid saat para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan dewan hakim.

Koordinator Cabang Tafsir Al-Qur’an Bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris, Hapipi, menjelaskan bahwa cabang tafsir pada perhelatan tahun ini dibagi ke dalam tiga kategori bahasa utama. Untuk kategori Tafsir Bahasa Indonesia yang digelar pada sesi pagi, tercatat sebanyak 28 peserta ambil bagian, yang terdiri atas 14 orang peserta putra dan 14 orang peserta putri.

Menurut Hapipi, penyelenggaraan lomba tafsir ini tidak sekadar berorientasi pada kompetisi atau mengejar gelar juara semata, melainkan memiliki tujuan mulia untuk memotivasi para peserta agar semakin lancar dalam menjaga hafalan sekaligus memperdalam pemahaman maknawi terhadap kandungan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Salah seorang peserta yang turut berlaga, Muhammad Husein Qadri, mengungkapkan bahwa persiapan matang telah ia lakukan jauh-jauh hari. Untuk menghadapi persaingan ketat di cabang tafsir dan tahfiz Al-Qur’an 30 juz ini, ia rutin menjaga hafalan serta memperkaya wawasan dengan mempelajari berbagai literatur kitab tafsir, khususnya rujukan dari Kementerian Agama.

“Al-Qur’an ini bukan hanya untuk lomba saja. Insyaallah, kami juga setiap hari membaca Al-Qur’an dan terus berupaya menjaga hafalan. Kegiatan ini bagus sebagai motivasi untuk terus memperdalam pengetahuan tentang Al-Qur’an,” ujar Husein penuh semangat.

Bagi Husein, keikutsertaannya dalam MTQ XIX di Kecamatan Juai ini merupakan pengalaman ketiganya setelah sebelumnya sempat tampil mewakili daerah dalam ajang serupa di Kecamatan Halong dan Paringin. Ia berharap momentum MTQ di Bumi Sanggam ini mampu menginspirasi generasi muda dan masyarakat luas untuk kian termotivasi mempelajari ilmu-ilmu keislaman.

“Semoga ke depannya semakin banyak yang termotivasi untuk menambah hafalan dan mempelajari ilmu Al-Qur’an, karena ilmu Al-Qur’an memang perlu kita ketahui bersama sebagai umat Islam,” pungkasnya.

Sumber : Infopublik.id

Also Read

Bagikan:

Tags

Leave a Comment