Banjarbaru, Peloporkalimantan – Menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pemerintah pusat melalui Menteri Dalam Negeri mengimbau masyarakat dan instansi untuk mengurangi kegiatan seremonial yang berlebihan serta mengedepankan kesederhanaan dalam perayaan.
Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.6/3245/SJ sebagai tindak lanjut dari surat Menteri Sekretaris Negara Nomor B-40/MS/HL 00/03/2026, yang menekankan pentingnya kepekaan sosial di tengah kondisi nasional saat ini.
Kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan masih adanya sejumlah daerah yang terdampak bencana alam, serta dinamika global yang berpotensi memengaruhi stabilitas kehidupan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Idulfitri sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial melalui kegiatan yang lebih bermanfaat.
Menurutnya, perayaan Idulfitri tidak harus diisi dengan agenda formalitas, tetapi dapat diarahkan pada aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Perayaan Idulfitri sebaiknya dialihkan ke kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti berbagi kepada sesama melalui santunan, kegiatan sosial, maupun aktivitas produktif lainnya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong, khususnya di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.
Dengan adanya imbauan tersebut, diharapkan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah dapat berlangsung lebih sederhana namun tetap sarat makna, serta mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Semoga ibadah yang dijalankan membawa keberkahan serta memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.








