PeloporKalimantan, PARINGIN – Ratusan warga memadati pasar murah yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan. Program ini menjadi solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama di tengah kenaikan harga barang.
Pasar murah perdana tahun 2025 ini berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Juai pada Selasa (11/2/2025). Tingginya antusiasme warga menunjukkan bahwa program ini sangat dinantikan, terutama oleh masyarakat yang ingin berbelanja dengan harga lebih murah dibandingkan pasar umum.
Plt. Kepala Bidang Kemetrologian dan Stabilitas Harga Kabupaten Balangan, Samsul Bakhri, menjelaskan bahwa pasar murah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.
“Pada tahap awal, pasar murah digelar di tingkat kecamatan, dan selanjutnya akan menjangkau desa-desa agar lebih banyak warga yang bisa merasakan manfaatnya,” ujar Samsul.
Melihat tingginya minat masyarakat, Samsul memastikan bahwa stok barang akan ditambah pada pelaksanaan berikutnya agar kebutuhan warga bisa lebih terpenuhi.
“Seperti pengalaman sebelumnya, pasar murah di Kecamatan Juai selalu ramai. Stok barang cepat habis, bahkan sering kali kurang. Kami berharap pada kegiatan berikutnya, jumlah barang bisa kami tingkatkan,” tambahnya.
Analis Perdagangan Kabupaten Balangan, Asbid, mengungkapkan bahwa komoditas yang dijual dalam pasar murah masih sama seperti tahun sebelumnya.
“Beberapa komoditas yang tersedia antara lain tepung, minyak goreng, gula, dan beberapa kebutuhan pokok lainnya. Kami juga bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Balangan serta distributor seperti Bulog, Mama Suka, Wings Food, dan Teh Gunung Satria,” jelasnya.
DKP3 turut menyediakan komoditas seperti bawang merah, bawang putih, telur, dan gula dengan harga lebih terjangkau, sehingga warga dapat memenuhi kebutuhan dapur mereka dengan harga lebih ekonomis.
Dengan adanya pasar murah ini, pemerintah daerah berharap dapat membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok serta menjaga stabilitas ekonomi di Kabupaten Balangan.









