Banjarbaru, Peloporkalimantan – Pemerintah Kota Banjarbaru bersinergi dengan Injourney Airports Bandara Internasional Syamsudin Noor menyalurkan bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp319.625.000. Penyerahan bantuan strategis tersebut dipusatkan di Puskesmas Landasan Ulin Timur pada Selasa (14/7/2026).
Dana bantuan kemitraan ini dialokasikan khusus untuk menyasar empat program krusial yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Keempat pilar program tersebut meliputi penanganan stunting, peningkatan mutu pendidikan dasar, aksi pelestarian lingkungan hidup, serta perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi keluarga prasejahtera.
General Manager Injourney Airports Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, menjelaskan bahwa penentuan jenis bantuan telah melalui proses koordinasi yang matang dengan pemerintah daerah. Langkah ini memastikan seluruh program bantuan yang dikucurkan berjalan selaras dengan agenda prioritas pembangunan yang tengah digodok Pemko Banjarbaru.
Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas kepedulian berkelanjutan yang ditunjukkan oleh manajemen bandara. Menurutnya, kolaborasi aktif antara dunia usaha dan birokrasi ini merupakan investasi sosial jangka panjang yang sangat bernilai bagi masa depan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Banjarbaru.
Lisa Halaby menitipkan pesan khusus kepada para orang tua penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan gizi ini secara maksimal demi memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal di Posyandu. Bagi para penerima bantuan bedah rumah, ia berharap perbaikan fisik hunian tersebut mampu menghadirkan kenyamanan serta memantik semangat baru untuk meningkatkan taraf hidup keluarga.
Pemerintah Kota Banjarbaru berharap program kepedulian sosial dari Injourney Airports ini dapat terus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan ke depan. Dengan demikian, cakupan wilayah penerima manfaat bisa diperluas secara bertahap ke berbagai kecamatan lain di wilayah administratif Kota Banjarbaru yang masih membutuhkan intervensi serupa.








