Kotabaru, Peloporkalimantan – Lomba Peningkatan Iman dan Taqwa (Imtaq) Kepemudaan Kabupaten Kotabaru Tahun 2026 resmi ditutup di kawasan Siring Laut, Rabu (3/6/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari itu diikuti 137 peserta dari 15 kecamatan dan menjadi bagian dari rangkaian Saijaan Expo Kotabaru Hebat 2026 dalam memeriahkan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru.
Penutupan kegiatan dihadiri Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis mewakili Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, Ketua TP PKK Kotabaru Suci Anisa Rusli, Ketua GOW Siti Hadijah, unsur Forkopimda, kepala SKPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para peserta.
Dalam sambutannya, Syairi Mukhlis menegaskan bahwa kegiatan Imtaq memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki pondasi keimanan dan akhlak yang kuat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, memiliki keimanan yang kuat, serta mampu berkontribusi positif bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta dari berbagai kecamatan yang telah menunjukkan semangat dalam memperdalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru, Kamaruddin, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan mental, moral, dan spiritual bagi generasi muda.
Menurutnya, peserta terbaik hasil lomba akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Kotabaru pada ajang serupa di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
“Selain mencari bibit-bibit terbaik, kegiatan ini juga bertujuan membentuk karakter pemuda yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan,” katanya.
Berbagai cabang lomba dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya adzan subuh, tilawah Al-Qur’an, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, dan ceramah agama.
Pada malam penutupan, panitia mengumumkan para pemenang dari seluruh cabang lomba. Kontingen Kecamatan Pulau Sembilan tampil menonjol dengan meraih sejumlah gelar juara, termasuk pada kategori adzan subuh dan ceramah agama.
Wakil Bupati Kotabaru juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus mengembangkan kemampuan dan kepercayaan diri.
“Kemenangan bukanlah tujuan akhir. Yang terpenting adalah proses belajar, pengalaman, dan keberanian untuk tampil serta terus memperbaiki diri,” pesannya.
Acara penutupan semakin semarak dengan penampilan seni religi dari kalangan pelajar, mulai dari pembacaan puisi Islami, fashion show busana muslim, hingga tari Rudat. Kegiatan ditutup dengan penyerahan trofi dan piagam penghargaan kepada para juara serta penampilan spesial pelantun sholawat Rindu Muhammad bersama Abi Haddad Alwi yang disambut antusias ribuan masyarakat.








