PeloporKalimantan, Batulicin – Suasana penuh semangat menyelimuti arena Gimme Billiards, Batulicin, saat Wakil Bupati Tanah Bumbu, H. Bahsanuddin, melakukan break shot pertama yang mengawali Turnamen Billiard International Batulicin Open 2025, Senin malam (14/4/2025). Tepuk tangan riuh dari para penonton pun menandai resminya pembukaan ajang olahraga biliar paling bergengsi di daerah ini.
Dalam sambutannya, Bahsanuddin menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan turnamen ini sebagai ajang silaturahmi antarpemain. Ia juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minatnya di bidang olahraga.
“Semoga kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakatnya di bidang olahraga,” ujarnya.
Turnamen ini akan berlangsung selama enam hari, mulai 15 hingga 20 April 2025, dengan total hadiah mencapai Rp500 juta. Kompetisi ini terbuka bagi peserta dengan handicap (HC) 4 hingga 8, dan menyediakan hadiah utama sebesar Rp200 juta bagi juara pertama.
Ketua panitia, Sahmi, menjelaskan bahwa pertandingan akan menggunakan format Double Elimination hingga babak Top 32, kemudian berlanjut dengan Single Elimination hingga partai final.
Panitia juga menetapkan sejumlah ketentuan teknis, antara lain penggunaan Break Box, penempatan bola 9 di titik spot, serta bola 2 dan 8 di titik sayap. Format pertandingan menggunakan sistem Alternate Break, dengan babak kualifikasi memakai Race to 5 dan aturan No Illegal Break.
Menurut Sahmi, turnamen ini merupakan wujud nyata dukungan dari owner Gimme Billiards terhadap kemajuan olahraga biliar di Tanah Bumbu.
“Ini adalah hajat owner Gimme sebagai bentuk dukungan nyata terhadap olahraga biliar,” ucapnya.
Lebih dari sekadar kompetisi, turnamen ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi positif bagi daerah. Owner Gimme Billiards berharap ajang ini dapat meningkatkan kunjungan, memperkuat ekonomi lokal, dan memperkenalkan Tanah Bumbu sebagai tuan rumah turnamen berkelas.
“Semoga para peserta bermain dengan sportif dan bisa menjadi juara. Kami berharap event ini memberikan nilai ekonomi bagi daerah,” katanya.
Ketua Umum Persatuan Olahraga Biliar Indonesia (POBSI) Kalimantan Selatan turut menyambut baik pelaksanaan turnamen ini. Ia menilai ajang ini sebagai momen penting dalam mendorong kemajuan olahraga biliar dan memperkuat potensi pariwisata Tanah Bumbu.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menikmati keindahan alam dan budaya lokal selama berada di Tanah Bumbu.









