Kotabaru, Peloporkalimantan – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang kembali melanda wilayah Kabupaten Kotabaru, Senin (23/2/2026) sore. Dua pohon besar tumbang di lokasi berbeda hingga sempat menutup akses jalan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kotabaru, insiden terjadi hampir bersamaan sekitar pukul 13.30 WITA. Titik pertama berada di Jalan Raya Berangas sebelum pom bensin, Desa Sigam, Kecamatan Pulau Laut Sigam. Titik kedua di Jalan Raya Stagen depan Komplek Perumahan Gunung Ulin, Desa Sungai Taib, Kecamatan Pulau Laut Utara.
Kepala Pelaksana BPBD Kotabaru melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Mariana, mengonfirmasi pada Selasa (24/2) sore bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan pada pukul 13.32 WITA.
“Beruntung tidak ada korban jiwa maupun kerusakan fasilitas umum dalam kejadian ini. Petugas di lapangan bergerak cepat melakukan pembersihan sehingga akses jalan yang sempat terhambat kini sudah kembali normal dan kondusif,” ujar Mariana.
Seiring kondisi cuaca di Bumi Saijaan yang dinamis dalam beberapa waktu terakhir, BPBD mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca terkini dan meningkatkan kewaspadaan.
“Kami minta warga rutin mengecek peringatan dini yang kami bagikan melalui media sosial Instagram BPBD Kotabaru,” pesannya.
Khusus bagi nelayan dan warga yang beraktivitas di perairan, BPBD menekankan pentingnya memantau informasi melalui Indonesian Weather Information for Shipping. Sementara untuk warga di daratan, disarankan menggunakan aplikasi Info BMKG guna memantau prakiraan cuaca lokal secara real-time.
“Kewaspadaan adalah kunci. Jangan memaksakan beraktivitas di luar ruangan atau melaut jika cuaca menunjukkan tanda-tanda ekstrem,” tutupnya.









