Barito Kuala, Peloporkalimantan – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala menggelar sosialisasi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun 2026 di Universitas Islam Kalimantan, Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 1.462 peserta yang terdiri dari kepala satuan pendidikan dan bendahara dari 731 sekolah penerima BOSP, mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga pendidikan kesetaraan.
Wakil Bupati Barito Kuala, Herman Susilo, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pengelolaan dana yang transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari dana BOSP ini benar-benar terserap untuk kepentingan peningkatan mutu pendidikan dan fasilitas belajar mengajar,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap aturan dan petunjuk teknis menjadi kunci agar penggunaan anggaran berjalan efektif, efisien, serta terhindar dari potensi penyalahgunaan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi terkait kebijakan, regulasi, serta teknis pengelolaan dana BOSP. Narasumber berasal dari Kejaksaan Negeri Barito Kuala dan Tim Pengelola BOSP Dinas Pendidikan, yang turut memberikan penguatan aspek pengawasan.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah berharap pengelolaan dana BOSP di seluruh satuan pendidikan dapat berjalan lebih tertib administrasi, transparan, serta tepat sasaran.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meminimalisir kendala administratif yang selama ini kerap menghambat penyaluran maupun pemanfaatan dana, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung dalam peningkatan kualitas pendidikan di Barito Kuala.








