Seleksi PPPK Tahap 1 Kotabaru 2024: Peluang Emas bagi Tenaga Honorer

PeloporKalimantan, Kotabaru – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kotabaru, H. Muhamad Yusuf, memberikan laporan terkait hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap pertama tahun 2024. Dari total 250 formasi yang dibuka, sebanyak 229 formasi berhasil terisi.

Hasil Seleksi Per Formasi
Seleksi PPPK ini mencakup tiga kategori tenaga kerja, yaitu tenaga kesehatan, tenaga teknis, dan tenaga guru pendidik. Berikut rincian hasilnya:

  • Tenaga Kesehatan: Dari 34 formasi yang disediakan, hanya 18 pelamar yang lolos seleksi.
  • Tenaga Teknis: Seluruh 54 formasi berhasil terisi dengan kelulusan penuh.
  • Tenaga Guru Pendidik: Dari total 162 formasi, sebanyak 157 pelamar dinyatakan lulus.


H. Muhamad Yusuf menjelaskan bahwa hasil ini mencerminkan capaian positif, meskipun belum optimal, terutama untuk tenaga kesehatan.

Harapan untuk Honorer dan Tahap Berikutnya
Dalam kesempatan itu, Yusuf juga menyoroti aspirasi dari tenaga honorer yang menjadi perpanjangan tangan dalam pelayanan publik di Kotabaru. “Sebagian besar tenaga honorer berharap untuk diangkat menjadi PPPK, namun kemampuan keuangan daerah menjadi salah satu kendala utama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya untuk memfasilitasi tenaga honorer yang belum lolos pada tahap pertama. Sesuai arahan Kemenpan RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), mereka akan diberikan kesempatan pada seleksi tahap kedua tahun 2024. “Kami berharap tenaga honorer yang belum lulus di tahap pertama dapat memperoleh tempat sebagai PPPK di tahap berikutnya,” tambah Yusuf.

Komitmen untuk Masa Depan
H. Muhamad Yusuf juga menegaskan pentingnya mendukung tenaga honorer yang telah lama mengabdi. DPRD Komisi X telah memberikan perhatian khusus terhadap isu ini, dan diharapkan kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pusat dapat memberikan solusi terbaik.

Dengan adanya tahap seleksi berikutnya, para tenaga honorer yang belum lolos di tahap pertama diharapkan tetap optimis untuk meraih peluang menjadi bagian dari ASN melalui skema PPPK, sambil terus berkontribusi untuk pelayanan masyarakat di Kabupaten Kotabaru.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar