PUPR HST Gelar Sosialisasi K3, Wujudkan Pekerjaan Konstruksi Aman dan Berkualitas

Hulu Sungai Tengah, Peloporkalimantan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menekankan pentingnya penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada setiap proyek pembangunan. Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas PUPR HST, Syahidin, saat membuka Seminar dan Sosialisasi Program Sertifikasi dan Pembinaan K3 di Barabai, Senin (13/7/2026).

Kegiatan sosialisasi tersebut memfokuskan pembahasan pada mekanisme audit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta prosedur riksa uji peralatan. Pembekalan ini ditujukan untuk memastikan seluruh penyelenggaraan jasa konstruksi di daerah berjalan sesuai dengan standar keselamatan teknis.

Kadis PUPR HST, Syahidin, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak hanya bergantung pada ketersediaan anggaran dan kecepatan pengerjaan. Pelaksanaan konstruksi di lapangan wajib memenuhi standar mutu, keselamatan kerja, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Budaya keselamatan kerja dinilai sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari hasil konstruksi yang berkualitas. Penerapan K3, Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), hingga uji kelaikan alat kerja harus dipahami secara menyeluruh oleh setiap pemangku kepentingan.

Agenda pelatihan tersebut diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari aparatur Dinas PUPR HST serta perwakilan badan usaha jasa konstruksi. Melalui sosialisasi ini, kapasitas dan pemahaman para pelaku jasa konstruksi di Hulu Sungai Tengah diharapkan semakin meningkat.

Syahidin mendorong adanya koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, Balai Jasa Konstruksi, dan para kontraktor pelaksana. Sinergi dan kesamaan persepsi mengenai pentingnya SMK3 menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan kerja konstruksi yang lebih aman dan minim risiko kecelakaan.

Also Read

Bagikan:

Tags

Leave a Comment