Hulu Sungai Tengah, Peloporkalimantan – Pengurus Cabang Olahraga Domino (Orado) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih posisi juara dua dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Orado Kalimantan Selatan 2026 yang digelar di Banjarbaru.
Pada kompetisi yang berakhir Minggu (19/4/2026) tersebut, atlet junior HST tampil impresif hingga mampu melaju ke babak final. Mereka harus menghadapi perwakilan dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam pertandingan yang berlangsung ketat dengan selisih poin tipis.
Meski harus puas di posisi kedua, capaian ini menjadi sejarah baru bagi cabang olahraga domino di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, khususnya pada level provinsi.
Sementara itu, pada kategori senior, perwakilan HST juga menunjukkan performa cukup solid dengan berhasil menembus babak perempat final.
Ketua Orado HST, Ahmad Riduan, menyampaikan rasa syukur atas hasil yang diraih para atlet. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan dan seleksi yang dilakukan secara berjenjang.
“Alhamdulillah, HST bisa mencatatkan sejarah di Kejurprov ini. Atlet yang kami kirim merupakan hasil seleksi ketat melalui Kejuaraan Cabang sebelumnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Kejurprov Orado merupakan ajang bergengsi yang diikuti perwakilan dari 10 kabupaten di Kalimantan Selatan. Setiap daerah wajib menggelar Kejuaraan Cabang (Kejurcab) sebagai syarat untuk mengirimkan atlet terbaiknya.
Selain sebagai ajang kompetisi, Kejurprov juga menjadi seleksi untuk menentukan wakil Kalimantan Selatan di tingkat nasional. Atlet yang meraih peringkat pertama akan melaju ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Orado.
Kejurnas tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 27 April 2026 di Bogor dengan melibatkan atlet domino terbaik dari seluruh Indonesia.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet HST untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus mendorong perkembangan cabang olahraga domino di daerah.









