Polres dan Pemkab HST Bangun Jembatan untuk 200 Warga Terdampak

Hulu Sungai Tengah, Peloporkalimantan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) bersama Polres HST mulai membangun Jembatan Merah Putih di Desa Sungai Harang, Kecamatan Haruyan, Senin (30/3/2026), sebagai solusi atas terputusnya akses vital warga.

Kapolres HST, Jupri JHP Tampubolon, menyampaikan pembangunan jembatan ini merupakan bentuk respons cepat atas kondisi darurat yang sempat viral di media sosial.

“Kehadiran seluruh pihak dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk membantu masyarakat yang terdampak putusnya jembatan penghubung desa,” ujarnya.

Jembatan sebelumnya yang terbuat dari kayu ulin dengan ukuran 12 meter x 3 meter dilaporkan roboh dan tidak dapat lagi digunakan. Kondisi tersebut mengganggu aktivitas warga, mulai dari akses ekonomi hingga perjalanan anak-anak menuju sekolah.

Sebanyak 35 kepala keluarga atau sekitar 200 jiwa terdampak langsung akibat putusnya jembatan tersebut.

“Situasi ini menjadi perhatian serius karena jembatan merupakan akses vital masyarakat sehari-hari,” tegasnya.

Pembangunan jembatan baru dilakukan melalui koordinasi cepat antara kepolisian dan pemerintah daerah. Jembatan akan dibangun dengan konstruksi lebih kuat menggunakan material kayu ulin dan besi, serta ukuran yang lebih besar untuk meningkatkan keamanan.

Proyek ini menggunakan anggaran sekitar Rp250 juta dari Pemkab HST dengan estimasi waktu pengerjaan selama 25 hari.

Melalui pembangunan Jembatan Merah Putih ini, diharapkan mobilitas masyarakat kembali normal, sekaligus mendorong pemulihan aktivitas ekonomi dan sosial warga di wilayah tersebut.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar