Balangan, PeloporKalimantan.com – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Balangan, Pemerintah Kabupaten Balangan bersama Komunitas Jelajah Balangan (KJB) kembali menggelar kegiatan Babarasih Aliran Sungai Balangan (Basaruan) III, Sabtu (21/6/2025).
Aksi bersih sungai ini tak hanya difokuskan pada pengangkutan sampah fisik, tetapi juga mengandung pesan moral untuk membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Kita hadir di sini untuk mengingatkan bahwa setiap tumpukan sampah yang kita bersihkan adalah langkah menuju keadilan bagi alam dan generasi mendatang,” ungkap Hanny Rahfani, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Balangan.
Ia juga mengapresiasi sinergi semua pihak, khususnya Komunitas Jelajah Balangan atas inisiatif kegiatan lingkungan yang berkelanjutan ini.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Basaruan III, Novi Arianti, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara KJB dan pemerintah daerah, termasuk Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup, BPBD, serta mitra dari sektor swasta seperti PT Buma, Adaro Group, MCM, dan lainnya.
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menyadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai. Harapannya, masyarakat makin peduli dengan kebersihan lingkungan sehingga bisa meminimalisir risiko banjir,” ujarnya.
Basaruan III melibatkan sekitar 88 peserta yang terbagi dalam 22 tim, terdiri dari komunitas, perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, dan mitra CSR. Para peserta menyusuri aliran Sungai Balangan dari Kecamatan Paringin hingga ke Lampihong selama dua hari menggunakan lanting (rakit), sambil memungut sampah dan ranting pohon.
Tak hanya bersih-bersih, peserta juga melakukan kampanye edukatif kepada warga sepanjang sungai agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.









