Pemkab HST Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Perkuat Basis Data Pembangunan

Hulu Sungai Tengah, Peloporkalimantan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dirangkaikan dengan program Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik), Senin (20/4/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi data sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ainur Rafiq, Bupati HST menegaskan bahwa sensus memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026 dan akan mencakup pendataan berbagai skala usaha, mulai dari mikro, kecil, menengah, hingga usaha besar yang menjadi penggerak ekonomi daerah.

Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi pijakan utama pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang inklusif, tepat sasaran, dan berdaya saing.

Pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk berpartisipasi aktif dengan menerima petugas dari Badan Pusat Statistik serta memberikan data yang jujur, lengkap, dan akurat.

Selain sensus ekonomi, Pemkab HST turut meluncurkan program Kelurahan Cantik sebagai inovasi dalam memperkuat pengelolaan data di tingkat lokal.

Program ini bertujuan mendorong transformasi tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel melalui pemanfaatan data yang terintegrasi.

“Data nasional yang kuat berawal dari data di tingkat bawah. Melalui Kelurahan Cantik, kita ingin membangun fondasi tersebut,” demikian disampaikan dalam sambutan Bupati.

Kelurahan Cantik juga difokuskan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pembentukan agen statistik di tingkat kelurahan. Para agen ini diharapkan mampu mengidentifikasi potensi wilayah serta berbagai permasalahan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.

Selain itu, program ini juga mendorong pengembangan sistem informasi kelurahan yang lebih mutakhir guna menunjang pelayanan publik berbasis data.

Pemerintah daerah menginstruksikan seluruh perangkat terkait untuk bersinergi dalam menyukseskan program tersebut, sehingga data yang dihasilkan memiliki tingkat akurasi tinggi dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui pencanangan ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat mempercepat terwujudnya pembangunan daerah yang maju, inklusif, dan berdaya saing berbasis data yang kuat.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar