Hulu Sungai Tengah, Peloporkalimantan – Samsul Rizal bersama sejumlah kepala daerah melaksanakan audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026), guna mengusulkan dukungan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Dalam pertemuan tersebut, Samsul Rizal menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian PU RI yang telah menerima audiensi pemerintah daerah terkait pembangunan infrastruktur di HST.
Ia mengatakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah masih menghadapi berbagai persoalan infrastruktur, khususnya pada sektor jalan serta pengendalian banjir di sejumlah wilayah yang membutuhkan perhatian pemerintah pusat.
Menurutnya, kemampuan APBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah masih sangat terbatas untuk menangani seluruh kebutuhan pembangunan maupun perbaikan jalan di daerah.
“Kalau hanya mengandalkan APBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, tentu tidak akan mampu untuk memperbaiki seluruh ruas jalan yang ada,” ujarnya.
Bahkan, kata Samsul Rizal, apabila seluruh anggaran daerah difokuskan untuk perbaikan jalan, kebutuhan pembangunan tetap belum dapat terpenuhi secara maksimal.
“Karena itu salah satu tujuan kami datang ke Kementerian PU adalah memohon dukungan dan bantuan pembangunan infrastruktur,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat yang selama ini telah membantu pembangunan infrastruktur di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Salah satu proyek yang disorot yakni pembangunan ruas Jalan Lingkar Kapar-Walangsi yang saat ini telah terbangun meski pengerjaannya belum selesai sepenuhnya. Selain itu, HST juga sebelumnya menerima bantuan pembangunan ruas Jalan Paku Belanti yang realisasinya masih dilakukan secara bertahap.
Dalam audiensi tersebut, Samsul Rizal kembali mengusulkan sejumlah program prioritas untuk mendukung pembangunan daerah ke depan.
Beberapa usulan itu di antaranya lanjutan pembangunan ruas Jalan Paku Belanti beserta jembatan, pembangunan folder Selian, hingga pengembangan Bendung Batang Alai di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Menurutnya, pembangunan folder Selian sangat penting untuk mendukung pengendalian banjir sekaligus membuka pengembangan lahan pertanian baru di wilayah HST.
Ia menjelaskan pembangunan saluran sekunder Bendung Batang Alai masih terkendala proses pembebasan lahan yang saat ini terus dilakukan pemerintah daerah secara bertahap.
Apabila pembangunan saluran sekunder tersebut dapat direalisasikan, diperkirakan mampu mengairi sekitar 25.771 hektare lahan pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Tengah secara optimal.
Selain itu, Bupati HST juga mengusulkan pembangunan ruas jalan Sungai Buluh-Mantaas guna membuka konektivitas menuju Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada masa mendatang.
Dalam kesempatan itu, Samsul Rizal turut menyampaikan kondisi Sungai Barabai dan Sungai Batang Alai yang mengalami pendangkalan cukup serius di beberapa titik.
Menurutnya, pengerukan sungai akan sangat membantu pemerintah daerah dalam upaya pengendalian dan penanggulangan banjir yang kerap melanda wilayah Hulu Sungai Tengah.









