BALANGAN, Pelopor Kalimantan – Pemerintah Kabupaten Balangan terus mendorong percepatan pembangunan daerah dengan menargetkan capaian investasi sebesar Rp620 miliar sepanjang tahun 2025. Target ini menjadi fokus utama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dalam memacu pertumbuhan ekonomi lokal.
Sekretaris DPMPTSP Balangan, Agus Muslim, mewakili Kepala Dinas Akhriani, menyampaikan bahwa hingga triwulan pertama tahun ini, realisasi investasi telah menembus angka Rp200 miliar, atau sekitar 25 persen dari total target yang ditetapkan.
“Sektor usaha menengah dan besar masih menjadi kontributor utama terhadap capaian investasi ini,” ungkap Agus, Kamis (8/5/2025).
Meski begitu, pemerintah daerah juga berkomitmen untuk meningkatkan partisipasi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) dalam investasi, sejalan dengan semangat pemerataan pembangunan ekonomi.
Sebagai bentuk inovasi layanan, DPMPTSP Balangan telah meluncurkan dua program unggulan: Awas Nasa Jebol (Pengawasan Perizinan Berusaha Jemput Bola) dan Ladang Porang Paman Limbat (Layanan Pendampingan Pelaporan LKPM tanpa Batas Waktu). Kedua program ini dirancang untuk memberikan kemudahan sekaligus kepastian layanan bagi para pelaku usaha, khususnya dalam pengawasan dan pelaporan kegiatan penanaman modal.
Agus menjelaskan, pelaku usaha mikro hanya diwajibkan melaporkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) satu kali dalam setahun, sementara untuk usaha kecil dilakukan dua kali per tahun.
“Lewat inovasi ini, kami ingin menghadirkan iklim investasi yang ramah dan mendukung semua skala usaha, agar pembangunan Balangan semakin merata dan inklusif,” tambahnya.
DPMPTSP berharap capaian investasi akan terus meningkat seiring berbagai upaya kemudahan layanan dan sinergi antar sektor yang telah dijalankan.









