Hulu Sungai Tengah, Peloporkalimantan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporabudparekraf) siap menggelar lomba pawai takbiran dalam rangka menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang memeriahkan malam lebaran, tetapi juga sebagai sarana menumbuhkan nilai-nilai Islami di tengah masyarakat.
Kepala Disporabudparekraf Ramadlan melalui Muayyad menyampaikan bahwa pelaksanaan lomba tersebut sejalan dengan visi dan misi Bupati yang menekankan aspek religius, sejahtera, dan bermartabat.
“Sesuai visi misi Bupati, kegiatan ini menjadi implementasi komitmen dalam pemajuan kebudayaan Islami,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Ia menjelaskan, panitia telah menetapkan sejumlah ketentuan teknis, di antaranya setiap peserta maksimal membawa tiga unit mobil dalam satu nomor undian.
“Kriteria penilaian mengutamakan konsep, kreativitas, daya tarik, teknis, serta detail, bukan sekadar jumlah kendaraan,” jelasnya.
Selain itu, tinggi kendaraan juga dibatasi maksimal dua meter dari bak mobil guna menghindari gangguan terhadap kabel listrik di sepanjang rute pawai.
Untuk menjaga kekhusyukan malam takbiran, peserta dilarang menggunakan musik DJ atau house music. Sebagai gantinya, panitia menganjurkan penggunaan musik hidup seperti perkusi atau aransemen bernuansa Islami.
“Peserta diperbolehkan menggunakan musik hidup seperti perkusi atau musik garapan bernuansa Islami,” tambahnya.
Hingga saat ini, sebanyak 29 grup telah mendaftar sebagai peserta dan jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah.
Pawai takbiran direncanakan mengambil rute dari kediaman Bupati dan kembali ke titik awal dengan melintasi sejumlah ruas jalan utama di wilayah HST.
Panitia berharap kegiatan ini dapat menjadi syiar Islam yang indah sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat, dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan berlangsung.








