Tanah Bumbu, Peloporkalimantan – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tanah Bumbu mencapai 5,52 persen pada 2025, menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Capaian ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu ke-23 yang digelar Senin (6/4/2026).
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Sekretaris Daerah Yulian Herawati menyampaikan bahwa arah pembangunan daerah mengacu pada tema RKPD 2026, yakni akselerasi pertumbuhan ekonomi dan daya saing melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, ketahanan pangan, serta pelayanan kesehatan.
Tema tersebut selaras dengan semangat peringatan hari jadi ke-23, yaitu “SDM Tangguh, Ekonomi Tumbuh, BerAKSI Bersama Membangun Tanah Bumbu yang Maju dan Berdaya Saing”.
“Di usia ke-23 ini, pemerintah daerah terus berupaya mengoptimalkan seluruh potensi untuk mewujudkan Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab,” ujarnya.
Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah daerah juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan lainnya. Realisasi kinerja daerah mencapai 81,20 persen dengan kategori sangat berhasil, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 berada di angka 75,09 atau kategori tinggi.
Dari sisi sosial, angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 3,13 persen, dengan kondisi keamanan dan ketertiban daerah yang tetap terkendali. Rata-rata lama sekolah tercatat 8,44 tahun, harapan lama sekolah 12,80 tahun, serta usia harapan hidup mencapai 74,44 tahun.
Di sektor pertanian, produksi padi gabah kering giling mencapai 58.749 ton, dengan produksi beras sebesar 34.760 ton. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) tumbuh sebesar 18,59 persen.
Kemajuan desa juga menunjukkan tren positif, dengan Indeks Desa Membangun mencatat 110 desa berstatus mandiri, 33 desa maju, sembilan desa berkembang, dan tidak ada desa tertinggal.
Capaian tersebut, lanjutnya, merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat. Pemerintah pun mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendorong percepatan pembangunan.
Dengan berbagai indikator positif tersebut, Kabupaten Tanah Bumbu optimistis mampu terus meningkatkan daya saing daerah serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.









