Kotabaru, Peloporkalimantan – Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Juara Pertama kategori Creative Financing dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Muhammad Rusli dan diserahkan oleh Bima Arya Sugiarto, serta disaksikan Muhammad Tito Karnavian dalam acara yang digelar di Ballroom Hotel Platinum Balikpapan, Selasa malam (5/5/2026).
Ajang yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Tempo Media Group ini menilai kemampuan pemerintah daerah dalam menerapkan konsep entrepreneur government, yakni inovasi dalam menggali dan mengelola sumber pembiayaan pembangunan secara kreatif, efektif, dan berkelanjutan.
Pada kategori kabupaten Regional II Kalimantan, Kotabaru berhasil menempati posisi pertama, mengungguli Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kotawaringin Barat.
Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah pusat juga memberikan insentif fiskal sebesar Rp3 miliar kepada juara pertama untuk mendukung penguatan program pembangunan daerah.
Bupati Muhammad Rusli menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen daerah.
“Penghargaan ini menjadi kepercayaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkab Kotabaru akan terus mengembangkan berbagai terobosan, mulai dari optimalisasi pajak dan retribusi daerah, penguatan BUMD, pemanfaatan CSR, hingga kerja sama strategis dengan sektor swasta.
Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Kotabaru, Eka Safruddin, menyatakan dukungan penuh terhadap program-program inovatif pemerintah daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Tito Karnavian menegaskan bahwa penghargaan ini bertujuan menciptakan iklim kompetisi sehat antar pemerintah daerah agar terus menghadirkan inovasi pembangunan yang berdampak nyata.
Selain kategori creative financing, penilaian dalam ajang ini juga mencakup pengendalian inflasi, penurunan pengangguran, serta penanggulangan kemiskinan dan stunting.
Prestasi ini semakin mengukuhkan Kotabaru sebagai salah satu daerah inovatif di Kalimantan dalam pengelolaan pembiayaan pembangunan yang kreatif dan berkelanjutan.








