Kehadiran Menteri UMKM Jadi Peluang Besar Penguatan Usaha Lokal

Banjarbaru, Peloporkalimantan – Suasana hangat dan penuh harapan menyelimuti ruang VIP Bandara Syamsudin Noor saat Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menyambut langsung kedatangan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, Minggu (19/4/2026) malam.

Penyambutan tersebut tidak sekadar seremoni, melainkan mencerminkan komitmen kuat antara pemerintah daerah dan pusat dalam mendorong sektor UMKM sebagai pilar utama ekonomi.

Wali Kota hadir didampingi Ketua TP PKK Banjarbaru, H. Riandy Hidayat, serta sejumlah anggota DPRD, di antaranya Emi Lasari, Nurkhalis Anshari, dan Takyin Baskoro. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas soliditas daerah dalam menyambut perhatian pemerintah pusat.

Yang menarik, kedatangan Menteri UMKM juga disambut langsung oleh para pelaku usaha lokal. Mereka hadir dengan membawa harapan besar terhadap kebijakan yang lebih berpihak, mulai dari akses permodalan, penguatan pemasaran, hingga pembinaan berkelanjutan.

Wali Kota Lisa menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting, terlebih bertepatan dengan puncak Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru.

“Ini bukan hanya kehormatan, tetapi juga peluang besar bagi kami untuk mempercepat penguatan UMKM. Kami ingin pelaku usaha lokal tidak hanya bertahan, tetapi naik kelas dan mampu bersaing di tingkat yang lebih luas,” tegasnya.

Kehadiran pelaku UMKM dalam penyambutan tersebut menunjukkan bahwa sektor ini merupakan aktor utama dalam pergerakan ekonomi daerah, bukan sekadar pelengkap.

Menteri UMKM dijadwalkan menghadiri puncak peringatan Hari Jadi ke-27 Banjarbaru. Kunjungan ini sekaligus menjadi titik temu strategis antara kebijakan pemerintah pusat dan kebutuhan nyata di daerah.

Pemerintah Kota Banjarbaru memandang momentum ini sebagai langkah awal memperkuat ekosistem UMKM yang adaptif, inovatif, dan kompetitif, sehingga mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif di tengah tantangan zaman.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar