Banjarbaru, Peloporkalimantan – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) akbar pertandingan Piala Dunia 2026 yang mempertemukan tim nasional Mesir dan Argentina. Agenda pemutaran fiksi olahraga ini dipusatkan di Lapangan Dr. Murdjani Banjarbaru pada Rabu (8/7/2026) dini hari.
Selain diproyeksikan sebagai sarana hiburan gratis bagi masyarakat luas, gelaran nobar ini sengaja diplot untuk memicu perputaran roda ekonomi lokal. Melalui pemanfaatan momentum olahraga global tersebut, pemerintah daerah berupaya memperkuat lini pemberdayaan pelaku UMKM sekaligus menghidupkan fungsi sosial ruang publik di pusat kota.
Ribuan warga dari berbagai penjuru tampak berbondong-bondong memadati area lapangan hijau sejak malam hari dengan antusiasme tinggi. Di sela-sela ketegangan menyaksikan jalannya pertandingan sengit tersebut, para penonton memanfaatkan waktu untuk memburu aneka jajanan makanan dan minuman yang ditawarkan para pedagang di sekitar lokasi.
Bagi gerbong pelaku ekonomi mikro dan kecil, kehadiran lautan massa ini membawa dampak instan yang luar biasa terhadap grafik penjualan mereka. Lonjakan kunjungan pembeli yang tidak biasa ini sukses membuat omzet harian para pedagang sektor kuliner melonjak drastis jika dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Keberkahan ekonomi ini diakui langsung oleh Rosi, salah seorang pedagang pentol yang saban hari mangkal di kawasan pusat kuliner Lapangan Murdjani. Rosi menuturkan bahwa agenda nobar semacam ini menjadi angin segar yang sangat dinanti oleh para pedagang karena terbukti ampuh mendongkrak pendapatan dapur mereka.
Melalui kesuksesan agenda nobar Piala Dunia ini, Pemkot Banjarbaru berkomitmen untuk terus mengawinkan pemanfaatan ruang publik dengan sektor ekonomi kreatif warga. Pemerintah daerah juga memastikan jalannya acara dari awal hingga peluit panjang akhir pertandingan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tertib.








