Guna Jaga Ekosistem Perairan, Puluhan Ribu Benih Gurami dan Papuyu Dilepas di Banjarbaru

default

Banjarbaru, Peloporkalimantan – Pemerintah Kota Banjarbaru terus melakukan upaya nyata dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan daerah. Melalui program Pelepasliaran Ikan Lokal di Perairan Umum (restocking), sebanyak 37.333 benih ikan lokal resmi ditebar di dua lokasi strategis.

Dua titik yang menjadi sasaran pelepasan bibit tersebut adalah Kolam Retensi Guntung Jinggah dan Embung Sidodadi. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi taktis antara Pokok Pikiran (Pokir) Anggota Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, H. M. Fauzan Noor, bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru.

Secara rinci, puluhan ribu benih yang dilepasliarkan terdiri atas 9.333 ekor ikan gurami dan 28.000 ekor ikan papuyu. Jenis papuyu sengaja dipilih karena merupakan salah satu varietas ikan lokal khas Kalimantan yang bernilai ekonomi tinggi serta sangat digemari oleh masyarakat.

Anggota Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, H. M. Fauzan Noor, berharap besar agar seluruh benih yang telah disebar dapat dijaga ketat oleh warga sekitar agar mampu berkembang biak di habitat barunya. Ia meminta masyarakat untuk menahan diri dan tidak langsung memancing ikan-ikan tersebut sebelum ukurannya tumbuh maksimal.

“Saya berpesan kepada lurah dan Babinsa untuk ikut menjaga bibit ini. Apabila ikannya sudah besar, baru bisa dimanfaatkan dan dikonsumsi bersama-sama oleh warga sekitar,” ujar Fauzan.

Sementara itu, Sekretaris DKP3 Kota Banjarbaru, Wiwin Robiaty, menyampaikan apresiasi mendalam atas sokongan penuh dari pihak legislatif sehingga agenda ini berjalan mulus. Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan pasokan sumber pangan berbasis protein hewani yang berkualitas bagi masyarakat Banjarbaru.

Wiwin menegaskan bahwa esensi dari kegiatan restocking ini tidak sekadar menambah populasi ikan di perairan umum secara kuantitas. Agenda ini juga diposisikan sebagai sarana edukasi massal guna menumbuhkan kesadaran kolektif warga akan pentingnya melestarikan kekayaan hayati lokal secara berkelanjutan.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar