Festival Tanglong 2025 Warnai Tanah Bumbu: Tradisi Pemersatu di Malam Lebaran

PeloporKalimantan, Tanah Bumbu – Ribuan warga tumpah ruah di jalanan Desa Gunung Antasari, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu malam (30/3/2025). Mereka antusias menyaksikan kemeriahan Festival Tanglong 2025, sebuah tradisi lokal menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah yang kian mengakar dan penuh makna.

Acara dimulai dengan pelepasan peserta pawai oleh Wakil Bupati Tanah Bumbu, H. Bahsanudin, di depan Masjid Agung Al Falah. Deretan tanglong—lampion hias warna-warni dengan aneka bentuk unik dan kreatif—bergerak perlahan dalam iring-iringan penuh cahaya dan nuansa religius.

Dalam sambutannya, Wabup Bahsanudin menekankan bahwa Festival Tanglong bukan sekadar hiburan menjelang lebaran, melainkan simbol kuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Tanah Bumbu.

“Festival ini mencerminkan kearifan lokal yang harus terus kita jaga. Ia memperkuat silaturahmi, gotong royong, dan menjadi momentum mempererat tali sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Wabup juga menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat serta dukungan semua pihak dalam menyukseskan acara tahunan ini. Ia menegaskan bahwa Pemkab Tanah Bumbu akan terus berkomitmen mendukung kegiatan budaya yang berdampak positif pada kehidupan sosial dan ekonomi warga.

“Kita ingin nilai-nilai kebersamaan dan semangat membangun daerah ini terus terjaga, seiring perkembangan zaman,” tambahnya.

Festival Tanglong tidak hanya memeriahkan suasana menjelang Idulfitri, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal. Banyak pelaku usaha kecil dan pedagang kaki lima merasakan peningkatan pendapatan berkat ramainya pengunjung yang datang dari berbagai penjuru.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bagaimana tradisi lokal dapat menjadi perekat sosial, menghidupkan ruang publik, dan membentuk identitas budaya yang kuat di tengah masyarakat.(Team)

Also Read

Bagikan:

Tinggalkan komentar