BALANGAN, PeloporKalimantan.com — Upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesadaran gizi sejak dini terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Balangan. Salah satunya melalui program B2SA Goes to School yang kembali digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Balangan di MTSN 2 Balangan, Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Batumandi, Senin (21/7/2025).
Program ini bertujuan mengedukasi siswa tentang pentingnya konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA), serta menanamkan kesadaran bahwa sumber energi tidak melulu berasal dari nasi.
Jf Analis Ketahanan Pangan DKP3 Balangan, Aisyah, menyampaikan, MTSN 2 Balangan menjadi sekolah keenam yang dikunjungi sepanjang 2025. Ia menambahkan, pada 2024 lalu, program serupa telah menyasar hampir 5.000 pelajar dari tingkat SD hingga SMA se-Kabupaten Balangan.
“Kami berterima kasih kepada pihak MTSN 2 Balangan atas dukungannya. Sangat penting bagi anak-anak memahami sejak dini bahwa kenyang tidak harus selalu nasi. Kita ingin mereka lebih sadar tentang gizi seimbang,” ujar Aisyah.
Kepala MTSN 2 Balangan, Yusmadani, mengapresiasi kehadiran program ini di sekolahnya. Ia berharap edukasi ini mampu membentuk kebiasaan positif dalam pola makan siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
“Ini kegiatan yang sangat bermanfaat. Anak-anak jadi tahu jenis-jenis makanan sehat dan bisa menghindari makanan yang berdampak buruk bagi pertumbuhan mereka. Harapannya, mereka lebih cerdas dalam memilih makanan,” katanya.
Edukasi B2SA semakin lengkap dengan kehadiran petugas ahli gizi dari Puskesmas Batumandi, Ani Fahrida, yang memberikan sosialisasi mengenai pentingnya gizi seimbang, potensi pangan lokal, serta tips menerapkan pola makan sehat setiap hari.
Dengan edukasi ini, DKP3 Balangan berharap tercipta generasi muda yang lebih sehat, cerdas, dan paham pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang untuk masa depan yang lebih baik.








