Kotabaru, Peloporkalimantan – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bergerak cepat memperkuat mutu pelayanan publik. Langkah ini diwujudkan dengan menggelar Sosialisasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional–Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR) di Aula Bamega, Lantai 2 Kantor Bupati Kotabaru, pada Kamis (2/7/2026).
Agenda ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, H. Eka Saprudin. Dalam arahannya, Eka menegaskan bahwa SP4N-LAPOR merupakan platform resmi besutan pemerintah pusat yang berfungsi sebagai jembatan interaktif bagi warga untuk melayangkan aspirasi, aduan, maupun kritik membangun secara mudah, transparan, dan terintegrasi.
Eka menginstruksikan kepada seluruh jajaran aparatur daerah agar tidak mengabaikan laporan dari masyarakat. Setiap keluhan yang masuk wajib direspons secara profesional, tepat waktu, dan penuh tanggung jawab, sekaligus dijadikan bahan evaluasi internal demi mendongkrak performa tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Menurutnya, keberhasilan implementasi program digital ini tidak sekadar bertumpu pada kecanggihan teknologi aplikasi semata. Faktor penentu utama di lapangan adalah komitmen riil dari SDM aparatur pemerintah untuk membangun budaya kerja yang adaptif, responsif, terbuka, dan solutif terhadap setiap dinamika persoalan warga.
Senada dengan hal itu, Sekretaris Diskominfo Kotabaru, H. Akhmad Junaidi, menyatakan bahwa kualitas pelayanan publik menjadi salah satu indikator utama keberhasilan roda pemerintahan. Melalui sosialisasi ini, para admin penghubung di tiap instansi diharapkan mampu menguasai mekanisme teknis aplikasi dan sigap mempercepat penyelesaian laporan.
Sementara itu, Kepala Bidang Komunikasi Publik dan Persandian Diskominfo Kotabaru, Hj. Mariana, menjelaskan bahwa giat ini sengaja melibatkan admin perangkat daerah, perwakilan kecamatan, tokoh masyarakat, hingga insan pers. Langkah kolaboratif tersebut bertujuan untuk mempererat koordinasi lintas sektor agar pengelolaan aduan bermuara pada kepuasan masyarakat Bumi Saijaan.








