Disdikbud Kotabaru Jelaskan Penyebab Lambatnya Pencairan Beasiswa Kotabaru Cerdas

Kotabaru, Peloporkalimantan – Penyaluran beasiswa Kotabaru Cerdas bagi siswa jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kabupaten Kotabaru belum sepenuhnya terealisasi. Kendala administratif perbankan, khususnya rekening siswa yang tidak aktif, menjadi faktor utama belum meratanya pencairan bantuan pendidikan tersebut.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotabaru menjelaskan, hingga Selasa (20/1/2026), masih terdapat sekitar 50 ribu rekening siswa SD dan SMP yang berada dalam tahap pemrosesan. Perwakilan Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kotabaru, David, mengatakan perbedaan waktu pencairan dana sangat bergantung pada status keaktifan rekening masing-masing siswa.

Ia menjelaskan, siswa yang telah menerima beasiswa umumnya memiliki Rekening Simpel atau Simpanan Pelajar yang aktif karena rutin melakukan transaksi atau menabung melalui sekolah. Sebaliknya, banyak rekening siswa lainnya berada dalam kondisi pasif akibat tidak adanya aktivitas transaksi dalam jangka waktu lama.

Menurut David, rekening pasif harus melalui sejumlah prosedur perbankan, seperti aktivasi ulang atau pencetakan buku tabungan baru. Proses tersebut membutuhkan waktu, sehingga berdampak pada keterlambatan pencairan dana beasiswa. Untuk mengatasi hal itu, Disdikbud terus melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan pihak perbankan agar seluruh rekening dapat segera diaktifkan kembali.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru, Dr. H. Asriady Sulaiman, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa program beasiswa Kotabaru Cerdas merupakan wujud komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Kotabaru Muhammad Rusli dan Wakil Bupati Syairi Mukhlis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Ia menyampaikan, tidak semua daerah memiliki program bantuan pendidikan seperti Kotabaru Cerdas. Oleh karena itu, bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kebutuhan belajar siswa dan tidak digunakan untuk keperluan di luar kepentingan pendidikan.

Kepala Disdikbud juga mengimbau orang tua dan pihak sekolah untuk bersabar selama proses administrasi berlangsung. Ia menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam memantau serta menjaga keaktifan rekening siswa agar kendala serupa tidak kembali terjadi pada penyaluran bantuan di masa mendatang.

Dengan upaya percepatan yang terus dilakukan Disdikbud bersama pihak terkait, pemerintah daerah berharap seluruh siswa penerima manfaat dapat segera merasakan dampak program Kotabaru Cerdas guna mendukung kelancaran proses belajar mengajar di Kabupaten Kotabaru.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar