Dalami Penanaman Modal, Pansus II DPRD Kalsel Studi Banding ke Jawa Tengah

PeloporKalimantan, Semarang – Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Kamis (6/3). Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal di Kalsel.

Wakil Ketua Pansus II DPRD Kalsel, Adrizal, menyebutkan bahwa Jawa Tengah memiliki sistem pengelolaan investasi dan pelayanan perizinan yang bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Menurutnya, diskusi dan pertukaran pengalaman dalam pertemuan ini sangat penting untuk merumuskan kebijakan yang lebih baik di Kalsel.

“Sinergi antar dinas sangat penting untuk meningkatkan pelayanan publik dan investasi. Kami berharap kunjungan ini memperkaya wawasan kami dalam menyusun Raperda Penyelenggaraan Penanaman Modal serta menerapkan kebijakan yang lebih efektif dan efisien di Kalimantan Selatan,” ujar Adrizal.

Ketua Pansus II DPRD Kalsel, H. Jahrian, S.E., juga mengapresiasi sambutan hangat dari DPMPTSP Jawa Tengah. Ia menilai bahwa sistem perizinan dan pengelolaan investasi di Jateng dapat menjadi referensi bagi Kalsel dalam menarik lebih banyak investor.

“Kami melihat Jawa Tengah sebagai contoh yang baik dalam pengelolaan investasi. Oleh karena itu, kami berharap DPMPTSP Kalsel dapat menyerap dan menerapkan hal-hal positif dari sini untuk menarik lebih banyak investasi ke daerah,” ungkap Jahrian.

Ia juga menyoroti tantangan dalam sinkronisasi sistem perizinan di Kalsel, terutama dalam koordinasi antar-dinas terkait, seperti pertanian, kehutanan, dan kelautan. Menurutnya, penggabungan layanan dalam satu kantor khusus dapat mempercepat proses perizinan dan meningkatkan efisiensi.

Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Promosi Penanaman Modal DPMPTSP Jawa Tengah, Diyah, menyambut baik kunjungan Pansus II DPRD Kalsel dan menekankan pentingnya komunikasi serta kerja sama antardaerah dalam meningkatkan kualitas layanan investasi.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini dan siap berbagi pengalaman serta berdiskusi mengenai kendala-kendala yang mungkin dihadapi dalam penyusunan kebijakan penanaman modal. Kami berharap adanya sinergi antara daerah untuk meningkatkan pelayanan publik dan investasi,” ujar Diyah.

Dengan adanya kunjungan ini, Pansus II DPRD Kalsel diharapkan dapat merumuskan kebijakan penanaman modal yang lebih efektif dan efisien, sehingga dapat meningkatkan daya tarik investasi serta mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan.

Also Read

Bagikan:

Tinggalkan komentar