PeloporKalimantan, Banjarmasin – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif atau yang akrab disapa Bang Arul, menghadiri pengukuhan Tim Percepatan Keuangan dan Akses Daerah (TPKAD) Kabupaten Tanah Bumbu. Pengukuhan ini dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, di Eks Kantor Gubernur Kalsel, Banjarmasin. Jumat (07/03)
Selain Tanah Bumbu, tujuh daerah lainnya juga dikukuhkan dalam kesempatan yang sama, yaitu Kota Banjarbaru serta Kabupaten Banjar, Balangan, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, dan Barito Kuala. Dengan tambahan ini, total TPKAD yang telah terbentuk di Kalimantan Selatan mencapai 14 tim.
Gubernur H. Muhidin dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan TPKAD di setiap daerah bertujuan untuk meningkatkan akses layanan keuangan masyarakat serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Kami berharap dengan adanya TPKAD, akses keuangan semakin terbuka bagi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM), sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal, ujar Gubernur.
Ia juga menegaskan bahwa pengukuhan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung program literasi dan inklusi keuangan yang dicanangkan secara nasional.
Sebagai bagian dari upaya memperluas akses keuangan digital, acara ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Bank Kalsel dan Agen Digital Inklusi Keuangan (ADINK). Kerja sama ini bertujuan untuk memperluas layanan keuangan berbasis digital bagi masyarakat di daerah.
Selain itu, Bank Kalsel turut menyerahkan bantuan dalam program Ekosistem Ponpes Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS), berupa perbaikan sarana dan prasarana untuk Pondok Pesantren Manbaul Ulum Putera Banjarmasin.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Kepala OJK Kalsel, Kepala OJK Kaltim dan Kaltara, serta sejumlah kepala daerah dan tamu undangan lainnya.
Dengan terbentuknya TPKAD baru ini, diharapkan akses keuangan masyarakat semakin luas, pertumbuhan ekonomi daerah lebih pesat, dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan terus meningkat.









