Paringin, Pelopor Kalimantan – BUMDes Berkat Sehati di Desa Putat Basiun, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, terus menunjukkan geliat inovasi dalam menggerakkan ekonomi lokal. Salah satu gebrakan yang kini menyita perhatian warga adalah pembukaan wahana permainan anak-anak yang dikelola langsung oleh BUMDes.
Beroperasi aktif selama dua bulan terakhir, wahana ini menyediakan beragam pilihan hiburan anak, seperti odong-odong, pancingan, pasiran, skuter mini, serta kendaraan mainan berupa 10 unit mobil dan 3 sepeda motor mini. Semua wahana dirancang khusus untuk menghibur anak-anak dengan harga terjangkau dan suasana yang aman di lingkungan desa sendiri.
“Kami memang memulainya dari usaha yang bisa menyenangkan anak-anak,” kata M. Mukhni, Ketua BUMDes Berkat Sehati. Menurutnya, pemilihan usaha ini berdasarkan pada kebutuhan hiburan warga, khususnya anak-anak, yang minim fasilitas rekreasi.
Pada hari-hari biasa, wahana ini beroperasi di lapangan basket Kecamatan Awayan setiap Jumat malam dan Sabtu malam. Namun saat pasar malam hadir di kawasan Awayan, seluruh wahana dibuka setiap malam, mengikuti tingginya antusiasme masyarakat.
“Ini baru dua bulan berjalan, tapi alhamdulillah responnya bagus,” ujar Mukhni optimis. Ia menilai keberadaan wahana anak ini bukan hanya memberi hiburan, tetapi juga membuka peluang usaha baru di desa.
Tidak berhenti di sektor hiburan, BUMDes Berkat Sehati juga menyiapkan rencana pengembangan usaha ke bidang perikanan, pertanian, serta penyediaan air bersih. Mukhni menyebut keterbatasan modal masih menjadi tantangan utama. “Modalnya masih terbatas, jadi baru satu unit yang kami garap. Tapi nanti akan dikembangkan,” jelasnya.
Ke depan, BUMDes ini menargetkan pembangunan taman desa sebagai pusat aktivitas warga, sekaligus memperluas layanan usaha produktif lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Langkah-langkah kecil namun konsisten ini menunjukkan bahwa dengan kreativitas dan dukungan warga, desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan. BUMDes Berkat Sehati menjadi bukti bahwa inovasi bisa dimulai dari hal sederhana, namun memberi dampak luas bagi masa depan desa.









