Bantaeng – Presiden Prabowo Subianto menetapkan 77 Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Dari daftar tersebut, Sulawesi Selatan mendapat dua proyek besar, salah satunya Kawasan Industri Bantaeng (KIBA).
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy alias Uji Nurdin, menyambut baik keputusan tersebut dan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Prabowo.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah memilih Kawasan Industri Bantaeng sebagai PSN,” ujar Uji Nurdin, Sabtu (8/3/2025).
Dampak Positif untuk Ekonomi Bantaeng
Uji Nurdin menilai, penetapan KIBA sebagai PSN akan memberikan dampak besar bagi perekonomian daerah. Ia optimistis, status ini akan menarik lebih banyak investor, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
“KIBA sebagai PSN tentu akan menarik investor. Pendapatan daerah bertambah, serapan tenaga kerja meningkat, dan otomatis ekonomi Bantaeng akan tumbuh,” jelasnya.
Kepala Bappelitbanda Sulsel, Setiawan Aswad, menambahkan bahwa KIBA memiliki prioritas tinggi dalam pembangunan nasional dan ditargetkan rampung dalam lima tahun ke depan.
“Dari segi infrastruktur dan pengolahan nikel, KIBA sudah sangat maju. Inilah yang membuat kawasan ini lebih dulu masuk dalam PSN dibanding daerah lain,” katanya.
KIBA Berpotensi Jadi Pusat Smelter Baterai
Kepala Dinas PM-PTSP Sulsel, Asrul Sani, menyoroti peran penting KIBA dalam industri nikel. Ia mengungkapkan, 20 persen material nikel dari kawasan ini berpotensi diolah menjadi baterai, yang membuka peluang bagi Bantaeng untuk menjadi pusat smelter baterai nasional.
“Tahun lalu, beberapa investor dari Inggris dan Eropa sudah menjajaki peluang membangun smelter baterai di Bantaeng,” kata Asrul.
Dengan ditetapkannya KIBA sebagai PSN, Kabupaten Bantaeng berpeluang meraih kemajuan signifikan di sektor industri dan investasi. Pemerintah daerah berharap, proyek ini benar-benar menjadi lompatan besar bagi kesejahteraan masyarakat.









