PeloporKalimantan, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu resmi menandatangani Nota Kesepakatan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dalam Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu, Kamis (27/3/2025). Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif (Bang Arul), menegaskan bahwa RPJMD ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.
Dalam sambutannya, Bang Arul menyebutkan bahwa penandatanganan ini merupakan momentum strategis dalam perencanaan pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan. Ia juga mengapresiasi seluruh pimpinan dan anggota DPRD yang telah berkontribusi aktif dalam proses pembahasan hingga tercapainya kesepakatan bersama. Menurutnya, peran DPRD sangat penting dalam memastikan kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan visi pembangunan daerah.
RPJMD 2025-2029 akan menjadi pedoman utama dalam menjalankan berbagai program prioritas, termasuk peningkatan akses pendidikan melalui pembangunan dan perbaikan fasilitas sekolah serta program wajib belajar 13 tahun. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi fokus utama melalui kerja sama dengan perguruan tinggi dan dunia usaha untuk memastikan lulusan sekolah memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Di bidang infrastruktur, pemerintah akan terus membangun dan meningkatkan kualitas jalan, jembatan, irigasi, serta fasilitas kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. Sementara di sektor kesehatan, program makan bergizi gratis dan percepatan penuntasan stunting akan terus diperkuat guna memastikan generasi mendatang tumbuh dengan baik dan sehat.
Pemkab Tanah Bumbu juga menargetkan penuntasan kemiskinan ekstrem serta perlindungan sosial bagi kelompok rentan agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara merata. Selain itu, pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan dan pengembangan industri serta investasi akan terus didorong agar perekonomian daerah semakin kuat. Dalam aspek tata kelola pemerintahan, reformasi perencanaan dan keuangan melalui implementasi smart government serta penguatan kapasitas aparatur juga menjadi bagian dari strategi utama pembangunan daerah.
Bang Arul menegaskan bahwa rancangan awal RPJMD ini akan segera dikonsultasikan dengan Gubernur Kalimantan Selatan untuk mendapatkan masukan dalam penyempurnaan dokumen. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan.
“Marilah kita tingkatkan kebersamaan dan bergerak bersama menuju Tanah Bumbu yang lebih maju dengan mengutamakan penguatan sumber daya manusia serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Dengan kesepakatan ini, diharapkan pembangunan di Tanah Bumbu dapat berjalan lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Rel)









