Tanah Bumbu, Peloporkalimantan – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Desain Logo Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu pada pembukaan Aksi Inovasi Tanbu 2026, Kamis (2/4/2026) di Ruang Terbuka Publik Simpang Empat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi Ketua Dekranasda Tanah Bumbu Andi Irmayani Rudi Latif menyampaikan apresiasi atas kreativitas para peserta yang dinilai mampu menghadirkan karya desain berkualitas.
Ia menyebut lomba ini menjadi bukti bahwa masyarakat Tanah Bumbu memiliki potensi besar di bidang seni dan desain.
Berdasarkan hasil penilaian, Iswadi Rauf dari Kecamatan Kusan Hilir meraih juara pertama dengan nilai tertinggi 92 dan berhak atas hadiah Rp20 juta. Juara kedua diraih Kahar dari Kecamatan Kusan Hilir dengan hadiah Rp15 juta, disusul Neco Septiasa Ramadani dari Kecamatan Simpang Empat sebagai juara ketiga dengan hadiah Rp10 juta. Sementara juara favorit diraih Nur Hikmah dari Kecamatan Kusan Tengah dengan hadiah Rp5 juta.
Lomba yang digelar Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Tanah Bumbu pada 9 hingga 17 Maret 2026 tersebut menyediakan total hadiah sebesar Rp50 juta.
Penilaian dilakukan oleh dewan juri, jumlah interaksi di media sosial, serta evaluasi langsung dari Bupati.
Secara filosofi, desain logo karya Iswadi Rauf mengusung bentuk lingkaran menyerupai matahari dengan negative space huruf “Th” yang melambangkan semangat, harapan, dan energi baru dalam perjalanan Kabupaten Tanah Bumbu.
Simbol matahari dimaknai sebagai sumber kehidupan dan optimisme dalam menggerakkan pembangunan daerah. Sementara huruf “Th” menegaskan usia ke-23 sebagai momentum untuk terus bergerak maju.
Logo tersebut juga memuat simbol perahu yang merepresentasikan identitas maritim masyarakat pesisir Tanah Bumbu, sekaligus melambangkan perjuangan dan kebersamaan dalam menghadapi tantangan.
Selain itu, simbol ombak menggambarkan dinamika dan ketangguhan masyarakat, sedangkan ornamen tenun khas Pagatan merepresentasikan kekayaan budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas daerah.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap dapat terus mendorong kreativitas masyarakat sekaligus memperkuat identitas daerah melalui karya-karya inovatif.








