Nasional, Peloporkalimantan – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional Ossy Dermawan menegaskan pentingnya akurasi data pertanahan sebagai fondasi utama dalam penyelesaian konflik lahan dan peningkatan kualitas layanan publik.
Hal tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan Kabupaten Humbang Hasundutan, Kamis (2/4/2026), dalam rangka mendorong pembenahan data pertanahan secara berkelanjutan.
Menurut Ossy, berbagai persoalan pertanahan yang terjadi selama ini kerap berawal dari kelemahan data, sehingga pembaruan dan validasi menjadi langkah prioritas.
Ia menekankan pentingnya memastikan setiap proses pelayanan pertanahan, termasuk penerbitan hak atas tanah, berjalan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Di Kabupaten Humbang Hasundutan, percepatan pemetaan telah dilakukan di tiga kecamatan dengan capaian foto tegak sekitar 35.000 hektare.
Capaian tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam menyediakan data pertanahan yang valid dan reliabel sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Dengan dukungan data yang akurat, pelayanan pertanahan diharapkan menjadi lebih efektif, meminimalkan kesalahan administrasi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Dalam kunjungan tersebut, Ossy juga menyerahkan enam sertipikat elektronik kepada masyarakat sebagai bagian dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap.
Selain itu, ia turut meninjau langsung proses pelayanan di Kantor Pertanahan setempat guna memastikan layanan berjalan transparan, optimal, dan berbasis data terintegrasi.








